Berita Terbaru
Mengenang Stefanus Malo Ngongo, Sosok Pemimpin Umat yang Mengabdi Sepenuh Hati untuk Gereja Acong, Penyanyi Tunanetra: Melihat dengan Hati, Bermusik dengan Rasa Kerusakan Pembangunan Alun-Alun Tambolaka Jadi Temuan Komisi 2 DPRD SBD, Kadis PU Siap Perbaiki. Gedung Koperasi Megah Pasar Lama Radamata: Antara Kemubaziran Anggaran dan Solusi Alih Fungsi Kehadiran Ibu Bupati SBD, bersama jajaran (OPD)lokusnya monitoring dan evaluasi stunting di posyandu Waipahanduk desa Waimaringi Kecamatan Kodibalagha. Pasolapos.Com==Acara yang berlangsung pada jumat 24/07/2026 di desa waimaringi dalam rangka melakukan stunting di wilayah kecamatan kodi balaghar serta penurunan angka stunting di desa waimaringi kecamatan kodi balaghar ” Camat Kodi Balaghar LODOWIK ALALO bersama bupati Ratu Wulla Talu,ST Beserta jajaran dan masyarakat tujuan memantau keadaan (STUNTING) “Kedatangan bupati Ratu Wulla Talu,ST, ini bertujuan memantau langsung penanganan Stunting dan menyampaikan beberapa persoalan tentang jalan insfrastruktur dari waimangura hingga kodi kahale akan saya hopmiks” “Dalam kunjungan tersebut , bupati juga menyampaikan dalam rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan dari waimangura hingga kodi kahale, ujar bupati di saat berdialog di tengah masyarakat ” “Selain insfrastruktur , fokus utama kita adalah berupaya percepat penurunan Stunting saya minta agar bupati kecamatan kodi balaghar bersama para kepala desa mengoptimalkan kegiatan stunting ” “Salah satu strategisnya, adalah memanfaatkan momentum perkumpulan warga di saat beribadah, camat juga harus bekerja sama dengan para kepala desa di seluruh wilayah seluruh balaghar adakan kegiatan stunting

RIBUAN PENONTON MEMADATI LAPANGAN PASOLA RARA WINYO KEC.KODI SBD

Kodi-Pasolapos.Com. Atraksi budaya pasola yang di gelar di Kecamatan Kodi, Kab. Sumba Barat Daya NTT, Pada Hari tanggal Jumat, (25/02/2022), berjalan meriah.

Antusias warga yang menyaksikan pagelaran acara Pasola di Kec. Bondo Kodi Kab.SBD.

Terik matahari tidak menyurutkan semangat ribuan penonton dari berbagai kalangan, yang menyaksikan atraksi lempar lembing atau ritual budaya Pasola yang dilakukan oleh para ksatria yang menunggangi kuda dan saling menyerang satu sama lain.

Ketangkasan para ksatria dalam melakukan atraksinya terutama saat melempar lembing kayu dan saling serang dari atas kuda menambah kemeriaan acara pasola ini.

Pihak keamanan turut andil untuk mengawasi acara Pasola yang berlangsung.

Sorakan dari penonton yang sangat ramai juga menambah suasana semakin seruh. Tak sedikit ksatria berkuda yang terkena lemparan lembing, bahkan seoarang ksatria yang bernama Bero Kabuhu (50-an) terkena lembing tepat dibagian mata hingga tak berdaya. Kejadian ini sontak membuat ribuan penonton panik dan lari melihat ksatria tersebut hingga mengakibatkan kerumunan besar ditengah lapangan. Dengan sigap beberapa warga bersama pihak keamanan dan Tim medis langsung membantu ksatria tersebut untuk mendapatkan pertolongan.

Potret Ksatria Bero Kabuhu (50-an), yang terkena lembing saat warga dan tim medis mengangkatnya ke mobil Ambulans.

Akibat kejadian tersebut acara Pasola sempat terhenti beberapa saat, beruntung Pihak keamanan langsung membubarkan kerumunan masa yang berada ditengah lapangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sehingga acara dapat dilanjutkan.

Meskipun sedikit terjadi insiden namun acara ritual budaya Pasola tetap berlanjut dan berjalan aman dan tertib. Pihak keamanan juga terus mamantau kegiatan dan melakukan pengawasan ketat sampai acara tersebut selesai.

Red (Paul/Jefri Ngedo/Tim Pasolapos).

Tinggalkan Balasan