Festival Seni dan Budaya Kabupaten Sumba Barat,Menjujung Tinggi Nilai Sila Ke-3

Wakil bupati,sekda Sumba Barat, pejabat TNI-POLRI, dan pejabat lainnya menghadiri acara pembukaan di stadion Manda Elu Waikabubak.

Lebih lanjut wakil bupati pun menyampaikan bahwa dengan kegiatan yang diikuti oleh peserta dari desa-desa/ kelurahan, dan paguyuban punya kontribusi penting untuk melestarikan budaya lokal yang patut dipertahankan. Ikut berpartisipasi paguyuban  : Flores, Timor, Jawa, Bali, dll yang ada di Sumba Barat juga tampil menyemarakan pergelaran festival dan seni Sumba Barat yang dilaksanakan kedua kalinya ini. Dan paguyuban-paguyuban dari luar Sumba adalah juga anak-anak Pada Eweta Manda Elu, ungkap wakil bupati penuh semangat kekeluargaan.

Acara pembukaan: doa lintas agama, bukti kerukunan hidup beragama di Sumba Barat.

Wakil Bupati John pun menyentil soal tahapan pemilukada yang sedang berlangsung, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Sumba Barat mengawal jalannya setiap tahapan Pemilukada dengan menjaga kerukunan, ketertiban, keamanan dan kedamaian. Serta memastikan semua proses pemilukada berjalan sampai akhir denga aman, tegasnya. Ia pun berharap “ agar siapapun yang Tuhan tentukan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih oleh rakyat pada November 2024 mendatang mesti diterima dengan lapang dada, itulah bupati dan wakil bupati kita bersama “, disambut tepuk tangan yang hadir di tenda kegiatan stadion Manda Elu Waikabubak sore itu.

 

 

Wakil bupati pun mengajak masyarakat, TNI-POLRI agar bekerjasama menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung agar tetap kondusif hingga pada hari penutupan. Jadikan momen ini sebagai ajang komunikasi seni budaya sehingga terus mempererat persatuan dan kesatuan dalam melestarikan seni budaya, sebagai wujud membangun tanah Manda Elu Pada Ewera tercinta ungkap wakil bupati penuh harap.

 

 

Setelah media ini berkeliling-keliling menyaksikan pameran di berbagai ruang yang ditata rapi di pelataran Stadion Manda Elu, tibalah penulis di tempat pameran Dinas Pariwisata Sumba Barat. Menjumpai Sekretaris Dinas Parwisata, Ibu Anisa Umar, yang sedang berbincang-bincang dengan dua orang turis mancanegara asal Austria Paul dan Sara.

 

Sara mengtakan : “ Sangat bagus atraksi festival seni budaya Sumba Barat. “ Lanjutnya , ia senang melihat atraksi-atraksi yang ditampilkan ada perbedaan antara satu suku dengan suku yang lainnya, ia senang melihat keunikan dari tradisi-tradisi yang mengesankan. Sedangkan Paul mengatakan : “ Senang melihat perbedaan-perbedaan kultur yang mempesona, dan keramah tamahan masyarakat di sini “ ungkapnya. Sebagai kenang-kenangan Ibu Anisa menghadiahkan dua selendang Sumba Barat kepada Paul dan Sara, dan penulis sempat foto bersama keduanya sebagai kenangan pada  senja di pelataran Manda Elu. ***

 

Tinggalkan Balasan