TAMBOLAKA, PASOLAPOS.COM== Kelalaian tata kelola ruang parkir oleh pelaku usaha besar di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali memicu petaka. Area parkir toko modern “Indomaret”dan”Bank BRI Cabang SBD”yang berlokasi di sekitar kawasan Tugu perempatan Tambolaka,depan Kantor Pos Giro.disorot tajam lantaran kerap memakan bahu jalan utama dan membahayakan para pengguna jalan.
Puncaknya terjadi pada pagi hari ini, di mana sebuah kecelakaan lalu lintas skala besar tak terhindarkan di depan Indomaret,Bank BRI ruas jalan tersebut,tabrakan mengakibatkan korban dilarikan di rumah sakit Karitas,sedangkan Mobil rusak dibagian belakang sampai kaca pecah.terlihat setiap hari Kendaraan konsumen yang memarkirkan kendaraannya secara sembarangan hingga nyaris menutupi separuh badan jalan utama dinilai menjadi pemicu utama menyempitnya ruang gerak dan terhalangnya pandangan pengendara (blind spot).
Mengabaikan Keselamatan Demi Bisnis
Keberadaan Indomaret dan Bank BRI sebagai lembaga komersial besar seharusnya disertai dengan penyediaan kantong parkir yang memadai dan pengawasan yang ketat. Ketiadaan juru parkir yang mengatur kendaraan nasabah maupun konsumen membuat bahu jalan publik disulap menjadi lahan parkir pribadi secara liar.
Kondisi ini memperparah keadaan tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas harian, tetapi juga secara nyata mengancam keselamatan jiwa masyarakat yang melintas di kawasan pemerintahan tersebut.
Alaram Keras Bagi Dishub, dan Lantas Polres SBD
Kecelakaan tragis pagi ini harus menjadi”alarm keras” bagi Pemerintah Daerah SBD. Masyarakat mendesak”Dinas Perhubungan Pemda SBD dan bersama Satlantas Polres SBD”untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret.
Menurut Tokoh Masyarakat Gabriel Malo menuturkan Pihak berwenang harus memberikan Teguran Keras dan Sanksi: Memanggil dan menegur manajemen Indomaret serta Bank BRI Cabang SBD atas pembiaran fasilitas umum yang terganggu oleh aktivitas bisnis mereka.
Yohanes Geli mantan Kades Radamata menuturkan aparat harus lakukan penertiban Lapangan,harus dilakukan Menurunkan personel gabungan Dishub dan Satlantas untuk melakukan penertiban dan memasang rambu larangan parkir di bahu jalan area tersebut.ungkapnya.
Salah satu yang bertanggung jawab Indomaret Tambolaka bernama”Baron”sebagai supervesor ketika dihubungi pagi ini(3/8/2026) menyampaikan bahwa ruang parkir kita dipersempit oleh bank BRI,kalau kami sudah ada Izin Operasional, biasanya Bank BRI parkir sembarangan pak,sesulit itu di tambolaka.kalau mengenai ijin sudah ada petugas yang lakukan itu itu sambil meminta hubungi petugasnya.
Ada banyak masyarakat menyampaikan kritik pedas coba pak Wartawan memeriksa kembali kelayakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin) kedua instansi tersebut.
“Jangan tunggu jatuh korban jiwa berikutnya baru ada tindakan! Dinas Perhubungan dan Kepolisian harus hadir menegakkan aturan, bukan malah terkesan membiarkan korporasi menguasai jalan umum.”
Keselamatan warga pengguna jalan adalah hukum tertinggi. Sudah saatnya Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres SBD turun ke lapangan, menindak tegas para pelanggar, dan mengembalikan fungsi jalan utama sebagaimana mestinya.
Redaksi: PAUL






