Berita Terbaru
Kehadiran Ibu Bupati SBD, bersama jajaran (OPD)lokusnya monitoring dan evaluasi stunting di posyandu Waipahanduk desa Waimaringi Kecamatan Kodibalagha. Pasolapos.Com==Acara yang berlangsung pada jumat 24/07/2026 di desa waimaringi dalam rangka melakukan stunting di wilayah kecamatan kodi balaghar serta penurunan angka stunting di desa waimaringi kecamatan kodi balaghar ” Camat Kodi Balaghar LODOWIK ALALO bersama bupati Ratu Wulla Talu,ST Beserta jajaran dan masyarakat tujuan memantau keadaan (STUNTING) “Kedatangan bupati Ratu Wulla Talu,ST, ini bertujuan memantau langsung penanganan Stunting dan menyampaikan beberapa persoalan tentang jalan insfrastruktur dari waimangura hingga kodi kahale akan saya hopmiks” “Dalam kunjungan tersebut , bupati juga menyampaikan dalam rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan dari waimangura hingga kodi kahale, ujar bupati di saat berdialog di tengah masyarakat ” “Selain insfrastruktur , fokus utama kita adalah berupaya percepat penurunan Stunting saya minta agar bupati kecamatan kodi balaghar bersama para kepala desa mengoptimalkan kegiatan stunting ” “Salah satu strategisnya, adalah memanfaatkan momentum perkumpulan warga di saat beribadah, camat juga harus bekerja sama dengan para kepala desa di seluruh wilayah seluruh balaghar adakan kegiatan stunting Bupati Ratu Wulla Talu Turun Langsung ke Desa Waimaraingi, Bahas Stunting hingga Jaringan Internet di Kodi Balaghar DPRD SBD Komisi 2 dan Pimpinan Siap Gelar Sidak Lapangan,Proyek Alun Alun Tambolaka. Uji Coba Sistem Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT Bertenaga Surya, BLK Don Bosco Sumba. Peringati Hari Anak Nasional 2026, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan Anak Melalui Festival Pahlawan Anak

Wagub Nae Soi Panen Jagung Bersama Danlanud El Tari

Wakil Gubernur NTT,Josef Nai Soi saat panen jagung bersama,Jumat (13/01/2023).

KUPANG,PASOLAPOS.COM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Adreanus Nae Soi bersama Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Aldrin Petrus Mongan beserta jajarannya melaksanakan panen jagung perdana Varietas Pioner 21 yang bertempat di lahan pertanian Lanud El Tari yang berada di depan Bandara El Tari, tepatnya di jalan Adi Sucipto, Terminal B, Penfui, Kec. Maulafa, Kota Kupang, Jumat (13/01/2023).

 

 

 

Kebun Jagung yang memanfaatkan lahan kosong milik Pangkalan TNI Angkatan Udara El Tari itu, adalah bentuk upaya mendukung program produktif peningkatan perekonomian dan ketahanan pangan yang merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang oleh jajaran TNI AU El Tari telah diprogramkan dan dikembangkan sejak beberapa bulan lalu. Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama dengan jajaran TNI AU.

 

 

 

Turut hadir dalam kegiatan panen tersebut, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 14/D.II Lanud El Tari Ny. Simone Aldrin Mongan, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian NTT Lecky Frederich Koli, Staf Khusus Gubernur NTT, Tony Djogo, para personel Lanud El Tari beserta pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 14/D.II Lanud El Tari, serta Otoritas Bandara El Tari.

 

 

 

Wagub Josef mengatakan Pemerintah Provinsi NTT terus mengembangkan usaha tanaman jagung karena memiliki dampak yang besar terhadap peningkatan pendapatan ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi atas kinerja kolaboratif lintas sektor seperti yang telah dikerjakan oleh Danlanud El Tari Kupang beserta jajarannya dalam program pengembangan jagung beserta hasil komoditi lainnya.

 

 

 

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Danlanud bersama jajarannya. Ini membuktikan bahwa kerja kolaboratif antara Forkopimda di NTT dalam bidang apapun khususnya pertanian tentu akan membawa hasil yang maksimal. Saya harap agar upaya-upaya seperti ini harus konsisten kita kerjakan bersama, agar menjadi contoh baik bagi masyarakat kita di dalam pemanfaatan pekarangan rumah agar menjadi lebih produktif,” ucap Nae Soi.

 

 

 

Pada kesempatan yang sama, Danlanud El Tari mengatakan bahwa acara panen jagung perdana ini bermakna bahwa semua yang dikerjakan bersama, pasti ada perubahan dan ada hasilnya.

 

 

 

“Lahan pertanian ini ada 12 spot yang telah diatur dengan irigasi tetes dengan luas kurang lebih 7 hektar, yang terdiri dari : spot jagung 5 hektar dan 2 hektar kelor serta sorgum. Inilah etalase pertanian NTT, kenapa ?, karena orang datang dan pergi rata-rata dari sini. Kalau mau melihat NTT seperti apa, inilah wajahnya, keluar dari Bandara ada lahan jagung dan kelor yang biasa Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur sebut dengan _miracle tree_ serta ada juga sorgum,“ ungkap Danlanud.

 

 

 

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian NTT, Lecky Koli mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada Danlanud El Tari dan jajaran karena telah berupaya dalam pencegahan krisis pangan global. “Kita bergerak bersama-sama mengamankan pangan daerah yang dikawal khusus oleh TNI dan Polri untuk membangun ketahanan pangan, sehingga apabila ada situasi krisis tidak akan berdampak pada masyarakat NTT atau paling tidak kita bisa meminimalisir dampaknya,” kata Lecky.

Tinggalkan Balasan