Drs. Agustinus Tanggu Daga, M.Pd., Wakil Rektor Universitas Katolik Weetebula, juga memberikan komentar positif. Ia menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut dan mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta yang hadir.
“Kami menyambut baik kegiatan Pramuka ini dan mengapresiasi seluruh peserta yang datang dari berbagai jenjang sekolah di Sumba Barat Daya. Unika dipercaya sebagai penyelenggara oleh Korcab SBD, membentuk panitia bersama dengan Korcab untuk menyukseskan kegiatan ini,” terang Drs. Agustinus Tanggu Daga, M.Pd.
Dalam pidato penutupan kegiatan Pramuka SBD di wilayah kampus Unika Weetebula, Sekda SBD Lukas Gaddi menyatakan secara optimis bahwa gerakan Pramuka adalah gerakan yang mempersiapkan sumber daya manusia dengan jiwa Pancasila.
“Dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, kita perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing. Kami yakin, sumber daya manusia yang dipersiapkan oleh Pramuka adalah mereka yang berjiwa Pancasila karena dididik dengan empat pilar kebangsaan,” ujar Sekda SBD.
Sekda SBD juga menekankan bahwa gerakan Pramuka adalah salah satu kegiatan yang mempersiapkan generasi emas dengan sifat nasionalis dan jiwa kompetitif dalam rangka menuju Indonesia Maju.
“Gerakan Pramuka dengan pengalaman Trisatya dan Dasa Darma menjadi penggerak dan pilar kekuatan negara dalam menuju Indonesia Emas 2045,” kata Lukas Gaddi.
Ia juga menyoroti pentingnya gerakan Pramuka sebagai solusi dalam membina siswa ke arah yang lebih baik, bahkan menjadi pengendali sosial terhadap maraknya kenakalan remaja yang merebak di kalangan masyarakat.
“Upaya Pramuka membangun sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti maraknya judi online, bullying, kasus narkoba, pornografi, hingga budaya asing yang menggerus budaya gotong royong di Indonesia. Gerakan Pramuka adalah salah satu solusinya,” tutup Lukas Gaddi.
Red*Rivon Lubil












