TAMBOLAKA, PASOLOPOS.COM==Yus Bora Wakil Ketua DPRD tanggal (4/7/2026)ketika ditemui diruangan terkait pekerjaan alun Tambolaka menyampaikan pemerintah dan pelaksana diharapkan mengerjakan kembali pekerjaan yang sudah rusak,di tata dengan baik.kalau seandainya tidak di lakukan jangan sampai ada TEMUAN pelanggaran mengarah ke hukum pidana.lalu Masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya(6/7/2026)ketika di temui saat lari pada pagi hari di alun alun Tambolaka mendesak aparat penegak hukum, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Alun-Alun Tambolaka. Pembangunan fasilitas publik yang menelan anggaran daerah hingga miliaran rupiah tersebut dinilai mengecewakan dan terkesan asal jadi.
Kritik tajam salah satunya datang dari Yohanes Geli,(9/7/2026) seorang tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Kepala Desa Radamata. Pria yang akrab disapa Bapak Ance ini mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam saat melihat kondisi fisik alun-alun saat ini.
“Uang rakyat yang disedot untuk proyek ini mencapai sekian miliar rupiah. Namun, belum apa-apa—baru hitungan bulan—kondisinya sudah rusak. Pemasangan paving blok tidak rata, berantakan, dan banyak yang pecah tetapi tetap dipaksakan untuk dipasang. Boleh dikatakan hasil pekerjaannya sangat mengecewakan,” tegas Yohanes dengan nada kecewa.
Soroti Ukuran Tugu dan Tata Kelola Parkir Indomart Modern
Selain masalah kualitas Alun-Alun Tambolaka, Yohanes juga mengkritisi pembangunan tugu di area perempatan jalan yang dinilai terlalu besar dan tidak proporsional. Menurutnya, ukuran tugu tersebut perlu dirampingkan agar tidak mengganggu estetika dan fungsi lalu lintas.
Tidak berhenti di situ, kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) SBD yang memberikan izin operasional kepada gerai ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart di lokasi strategis juga ikut disorot. Yohanes menilai kehadiran gerai-gerai tersebut justru menghambat kenyamanan pengguna jalan akibat buruknya tata kelola lahan parkir.
Dampak Kemacetan: Area parkir gerai ritel kerap meluber hingga menutupi sebagian badan jalan utama.
Potensi Kecelakaan:Kondisi lalu lintas di depan gerai (seperti Alfamart) menjadi sangat semrawut dan rawan kecelakaan.
“Sebelum terjadi kecelakaan yang parah, kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah. Area parkir harus ditertibkan dan tugu yang sangat besar itu diharapkan bisa dirampingkan,” tambahnya.
Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Pemda SBD untuk segera mengevaluasi para kontraktor proyek, serta berharap pihak Kejaksaan dan Kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh demi menyelamatkan uang negara. *(Redaksi.)






