PT. Adisti Indah Genjot Pengerjaan Long Segmen Jalan Patiala–Weetana, Warga Lamboya Barat Antusias

WAIKABUBAK  – PASOLAPOS.COM || Peningkatan infrastruktur jalan terus menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Sumba Barat. Salah satu proyek yang kini tengah dikerjakan adalah long segmen ruas jalan Patiala–Weetana, Kecamatan Lamboya Barat, yang memiliki peran vital sebagai jalur penghubung menuju ibu kota Waikabubak.

 

Selama bertahun-tahun, kondisi jalan tersebut rusak parah sehingga menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas, baik dalam mobilitas sehari-hari maupun dalam urusan ekonomi. Kerusakan badan jalan menyebabkan perjalanan ke Waikabubak sering terhambat, terlebih saat musim hujan. Namun, harapan warga akhirnya terwujud setelah pemerintah menggandeng PT. Adisti Indah, bagian dari Grup Bumi Indah, untuk menangani proyek strategis ini.

 

Seorang warga Patiala Bawah, Petrus Haga, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Menurutnya, pembangunan jalan sepanjang 10 kilometer ini akan menjadi pemicu kebangkitan ekonomi masyarakat.

“Kalau akses jalan sudah bagus, hasil pertanian pasti lebih mudah dipasarkan. Kami percaya pembangunan ini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan warga,” ungkap Petrus dengan penuh optimisme.

 

Haga juga menambahkan, hampir semua warga yang melintasi jalur tersebut kini terlihat lega dan bahagia. “Kami juga berterima kasih kepada Grup Bumi Indah dan pelaksana teknis PT. Adisti Indah. Setiap pekerjaan mereka biasanya memuaskan, dan kalaupun ada kekurangan pasti segera diperbaiki,” tambahnya.

Melkianus Lubalu,Dirut PT Bumi Indah.

Proyek ini tidak hanya penting bagi warga Lamboya Barat, tetapi juga strategis karena berada di perbatasan antara Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya. Jalan tersebut akan menjadi jalur vital bagi interaksi sosial, ekonomi, hingga pelayanan publik antarwilayah. Adapun total anggaran yang dikucurkan melalui dana Dinas PUPR tercatat sebesar Rp7,62 miliar dengan masa pengerjaan 135 hari kalender kerja.

 

Pantauan media pada 27 Agustus 2025, progres pekerjaan sudah mencapai 85–90 persen, dengan tahap akhir berupa perapian yang masih berlangsung. Beberapa pekerja terlihat sibuk menuntaskan finishing ketika tim Pasolapos melewati lokasi proyek dari arah Waikabubak menuju perkebunan kakao milik PT. Timor Mitra Niaga.

 

Sementara itu, Melda Laiya, warga Lamboya Barat yang ditemui di Waikabubak (28/8/2025), mengaku sangat terbantu dengan adanya proyek ini. “Dulu kalau kami mau ke kota, jalannya rusak parah, penuh lubang, bahkan tergenang air kalau hujan. Naik motor atau mobil selalu penuh risiko. Sekarang, setelah pemerintah memperhatikan, akhirnya kebutuhan kami terjawab,” ucapnya.

 

Direktur Grup Bumi Indah, Melkianus Lubalu, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur dan standar kualitas. “Kepercayaan pemerintah Kabupaten Sumba Barat adalah amanah bagi kami. Kalau ada hal-hal yang dinilai kurang oleh masyarakat, silakan sampaikan langsung kepada saya atau tim di lapangan. Kami siap memperbaiki,” tegasnya.

 

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Bapak Ming itu mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendukung program pemerintah. “Membangun daerah tidak bisa sendiri-sendiri. Mari kita sama-sama berkontribusi agar masyarakat semakin sejahtera,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan