Oleh Agustinus B. Wuwur
Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat/Ketua KOMSOS
Paroki St. Petrus dan Paulus Waikabubak
WAIKABUBAK – PASOLAPOS.COM || KSP KOPDIT INE EBU telah menjadwalkan pelaksanaan Pra RAT (Rapat Anggota Tahunan) KSP Kopdit Ine Ebu di 8 Tempat Pelayanan (TP). Dan pada hari Minggu (22/2/2026) telah diselenggarakan Pra RAT di TP Gaura , Sumba Barat, NTT. Hadir Ketua Pengurus KSP Kopdit Ine Ebu, Antonius D. Lawe, Wakil Ketua II, Hermanus Sadhu, Sekretaris I Agustinus B. Wuwur, Bendahara Kristorius W. Nuga, Staf Manejemen Anastasia Umbu Deta dari Kantor KSP Kopdit Ine Ebu di Waikabubak. Dihadiri pula oleh Pengurus TP Gaura antara lain: Ketua TP, Yusuf Maudeng, Penasihat Dominikus Dairo, pengurus TP Gaura lainnya dan para anggota.
Ketua TP Gaura Yusuf Maudeng saat menyampaikan sapaan kepada peserta Pra RAT, berharap agar mendengarkan dengan baik paparan materi yang disampaikan oleh Ketua dan Wakil Ketua II KSP Kopdit Ine Ebu berkaitan dengan pola kebijakan tahun 2026. Berikan kritik, saran perbaikan yang berguna untuk kemajuan KSP Kopdit Ine Ebu. Lebih lanjut Yusuf pun mengingatkan kepada para anggota bahwa hidup matinya koperasi tidak ditentukan oleh besarnya pinjaman, tetapi bagaimana upaya bersama menambah anggota dari waktu ke waktu. Diingatkannya pula bahwa anggota yang meminjam agar mencicil pinjaman secara teratur, tidak menunggak. Jangan tunggakan dijadikan suatu kebiasaan.
Antonius D. Lawe Ketua Pengurus KSP Kopdit Ine Ebu, saat sambutan dan membuka dengan resmi Pra RAT di TP Gaura, berterima kasih kepada anggota yang telah bergabung dengan KSP Kopdit Ine Ebu untuk mengelola keuangan anggota. Dengan prinsip sedikit demi sedikit menyimpan uang pada masa yang panjang uang akan menjadi banyak. Semua anggota menjadi pemilik KSP Kopdit Ine Ebu, dan menjadi anggota saham.
Mengutip dari Friederich Wilhelm Raiffeisen, pendiri koperasi yang tak pernah usang oleh zaman di tengan kegersangan revolusi industri abad ke 19 ketika buruh dan petani kecil diperas oleh sistem ekonomi yang kejam, Raiffeisen tidak menawarkan belas kasihan tetapi ia menawarkan martabat kemanusiaan. Rumusnya pun sangat sederhana, “menolong diri, tata kelola sendiri, tanggung jawab sendiri “, kendali harus berada di tangan sendiri, bukan unsur dari luar. Raiffeisen percaya bahwa orang kecil bukan bodoh, hanya tidak ada kesempatan, kita bukannya malas tapi tidak punya akses, maka solusi bukanlah memberi ikan, melainkan mengajarkan cara memancing dan memastikan kolam itu milik bersama , dan inilah dimensi sosial Credit Union.
Lebih lanjut Anton menekankan pentingnya pra RAT di tiap TP untuk mengevalusi kinerja bersama selama tahun 2025, transparansi dan memastikan partisipasi anggota sebelum RAT. Tujuan Pra RAT adalah mematangkan laporan pertanggung jawaban pengurus, pengawas, manejer, menyusun rencana kerja tahun 2026, dan RAPB tahun 2026 serta memperkuat sinergi pengurus dan anggota.
Visi KSP Kopdit Ine Ebu : Menjadi lembaga keuangan berbasis anggota, unggul, mandiri , terpercaya dan menjalin kemitraan. Misinya : Menjadi lembaga keuangan yang melayani anggota sebagai upaya meningkatkan pendapatan serta memberikan pendidikan perkoperasian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota, serta menjalin kemitraan dengan para pihak luar.
Upaya tersebut dilakukan untuk : 1) Mendorong dan meningkatkan semangat menabung anggota. 2) Menjalin hubungan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah cq. Dinas Koperasi dan UMKM, pemerintah desa, lembaga, tokoh agama dan tokoh adat dalam rangka memberdayakan ekonomi rakyat. 3) Membangun kerjasama lintas Kopdit dan Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI). 4) Pemberdayaan anggota milenial demi keberlanjutan koperasi. 5) Pelayanan anggota berbasis teknologi informasi.
Visi-misi KSP Kopdit Ine Ebu mempunyai benang merah dengan tema dan sub tema Pra RAT Tahun Buku 2025. Pada tema dijelaskan bahwa “Sudah saatnya kita harus berani menunjukkan kepada dunia sikap disiplin pada diri sendiri.” Hal tersebur diuraikan lebih jelas lagi pada sub tema yang menjabarkan tentang disiplin dalam hal : simpan, pinjam, dan mengembalikan pinjaman serta rela melakukan efisiensi biaya secara bersama-sama, agar KSP Kopdit Ine Ebu tetap eksis melayani anggota secara profesional. Jumlah anggota keadaan Desember 2025 : 1953 orang, termasuk di 8 TP : 1. Gaura . 2.Bali Ledo . 3. Rita Baru. 4. Gokat. 5. Kadul. 6. Wetana. 7. Ole Dewa. 8. Weeluri.
Pola kebijakan yang dipaparkan oleh Ketua dan Wakil Ketua II berkaitan dengan : 1). Pola kebijakan keanggotaan, yang berkaitan dengan anggota saham dan syarat-syaratnya. Juga penjelasan tentang anggta biasa anggota luar biasa, dan anggota kehormatan. 2). Pola kebijakan simpananan saham. Selain itu ada simpanan non saham : 1. Simpanan Dana Pendidikan (Sidandik). 2. Simpanan Bunga Harian (sibuhar). 3. Sisuka (Simpanan Sukarela Berjangka). 4. Sikap (Simpanan Kapitalisasi). 3).Pola Kebijakan Pinjaman.
Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab, dan diskusi berkaitan dengan pola kebijakan KSP Kopdit Ine Ebu Tahun Buku 2026. Dan di akhir sesi dialog, penasihat TP Gaura, Dominikus Dairo menyampaikan optimisme atas perkembangan dan kemajuan KSP Kopdit Ine Ebu, yang diyakini dikelola dengan baik oleh : Pengurus, Pengawas, Manejer dan Staf Manejemen, serta dukungan pengurus 8 TP dan anggotanya, serta para anggota lainnya. Ketua Pengawas KSP Kopdit Ine Ebu, Paulinus Sukur, pada kesempatan lain ; menyampaikan apresiasi kepada tim yang melaksanakan Pra RAT di TP-TP, memberikan dampak bagi pemberdayaan ekonomi anggota pada khususnya, dan kepada masyarakat pada umumnya. Proiciat KSP Kopdit Ine Ebu. ***












