TAMBOLAKA, PASOLAPOS.COM==Hari ini(12/8/2026) diaula Hotel Sinar Tambolaka di selenggarakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan momentum strategis konsolidasi partai di tingkat kecamatan untuk memperkuat barisan, merapatkan barisan gotong royong, dan menyatukan komitmen kerakyatan menghadapi agenda politik serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sumba Barat Daya.
Atas nama pimpinan partai di tingkat kabupaten, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta militansi kawan-kawan sekalian.
Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Akar Rumput
Kader PDI Perjuangan yang saya hormati,
Musyawarah Anak Cabang hari ini bukanlah sekadar acara seremonial rutin lima tahunan atau ajang pergantian struktur belaka. Lebih dari itu, forum ini adalah ruang strategis untuk melakukan konsolidasi total, merapikan barisan organisasi, dan memperkokoh fondasi partai hingga ke tingkat basis terkecil.
PDI Perjuangan adalah partai pelopor, partai ideologis, dan partai yang lahir dari rahim penderitaan rakyat. Kekuatan kita tidak terletak pada kemewahan, melainkan pada ikatan batin yang kuat antara struktur partai dan denyut nadi kehidupan wong cilik.
Oleh karena itu, kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang lahir dari musyawarah hari ini harus diisi oleh orang-orang yang memiliki:
• Militansi tinggi dalam mengawal garis-garis kebijakan partai.
• Loyalitas tanpa batas terhadap organisasi dan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
• Kepekaan sosial untuk selalu hadir membela kesulitan rakyat di setiap kecamatan dan desa.
Komitmen Kerakyatan di Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi besar, namun juga tantangan kesejahteraan yang nyata. Tugas kita sebagai alat perjuangan rakyat adalah memastikan kehadiran negara dirasakan oleh setiap petani, nelayan, kaum perempuan, dan generasi muda di bumi Sumba tercinta ini.
Kader PDI Perjuangan di tingkat kecamatan tidak boleh berjarak dengan rakyat. Dengarkan keluh kesah mereka, kawal hak-hak dasar mereka, dan jadilah penyambung lidah masyarakat yang efektif.
• Gotong royong adalah senjata utama kita dalam menyelesaikan persoalan sosial.
• Persatuan dan kedisiplinan organisasi adalah kunci kemenangan politik ke depan.
• Jangan pernah lelah berbuat yang terbaik untuk rakyat, karena jika kita berbuat yang terbaik untuk rakyat, maka kita pasti berbuat yang terbaik untuk partai.
Sebelum saya akhiri pidato ini, saya mengajak seluruh peserta Musancab untuk menjaga jalannya musyawarah dengan semangat kekeluargaan, musyawarah untuk mufakat, dan kedisiplinan yang tinggi. Siapkan program kerja yang taktis, aplikatif, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Mari kita rapatkan barisan, satukan niat, satu komando, satu barisan, dan satu tujuan demi kejayaan PDI Perjuangan dan kesejahteraan rakyat Sumba Barat Daya.
Sekian dan terima kasih.
Tuhan Yang Maha Esa memberkati langkah juang kita semua
Rombongan yang turut hadir dalam kunjungan Ketua DPP PDI Perjuangan, DR. Andreas Hugo Parera.Yaitu:
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus H. Takandewa, S.Pd
Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT, Patrianus Lali Wolo, S.Pt.,MM
Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT, Stevano Rizki Adranacus
Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Agustinus Brewon, ST
Wakil Ketua Bidang Politik, Sekaligus Korwil Sumba, Antonius Landi
Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT, Megarisa Carina Mboeik, SH.,M.Kn.
Bapak Mantan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete
Ketua DPC PDI Perjuangan SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka
Jajaran DPC PDI Perjuangan SBD
Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo
Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Personalia PAC PDI Perjuangan se-SBD.
Redaksi: PAUL

