Langgar SOP, Karyawan Hotel Myze Masuk Kamar Tanpa Permisi dan Melihat Tamu Tanpa Busana hingga Picu Kemarahan Suami

PASOLAPOS.COM | SUMBA TIMUR – Sebuah insiden yang dinilai serius dan mencederai etika pelayanan perhotelan terjadi di salah satu hotel di Kabupaten Sumba Timur,Minggu (14/12). Seorang tamu mengaku sangat dirugikan setelah seorang karyawan Hotel Myze masuk ke dalam kamar yang ditempatinya tanpa terlebih dahulu meminta izin, mengetuk pintu, maupun membunyikan bel kamar.

Peristiwa tersebut sontak memicu kemarahan tamu hotel yang diketahui bernama Udajai. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Udajai menyampaikan kekecewaan dan kemarahannya atas kelalaian pihak hotel yang dinilai tidak menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan secara profesional.

Menurut penuturannya, saat kejadian berlangsung, istrinya berada di dalam kamar tanpa mengenakan busana. Tanpa peringatan apa pun, seorang karyawan hotel tiba-tiba membuka dan masuk ke dalam kamar, sehingga melihat langsung kondisi tersebut. Kejadian itu membuat sang istri mengalami trauma dan ketakutan.

“Ini kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Karyawan hotel masuk kamar saya tanpa izin, tanpa ketuk pintu atau bel. Dia melihat istri saya dalam kondisi telanjang. Saya sangat tidak terima,” ungkap Udajai dengan nada emosi dalam rekaman tersebut.

Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap privasi tamu. Udajai juga mempertanyakan profesionalitas manajemen Hotel Miza dalam menerapkan SOP pelayanan, khususnya terkait perlindungan hak dan kenyamanan pelanggan.

Dalam video itu pula, Udajai meminta pihak manajemen hotel untuk segera bertanggung jawab atas kejadian yang dialaminya. Ia menegaskan bahwa tindakan masuk kamar tanpa izin adalah perbuatan yang tidak bisa ditoleransi, terlebih menyangkut martabat dan kehormatan keluarganya.

“Ini parah. Istri saya sampai gemetar karena shock. Seharusnya ada bel, ada ketukan pintu. Ini hotel, bukan rumah pribadi,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa privasi dan keamanan tamu merupakan tanggung jawab mutlak pengelola hotel. Kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak besar, tidak hanya pada korban, tetapi juga terhadap reputasi usaha perhotelan itu sendiri.

 

Tinggalkan Balasan