Berita Terbaru
Mengenang Stefanus Malo Ngongo, Sosok Pemimpin Umat yang Mengabdi Sepenuh Hati untuk Gereja Acong, Penyanyi Tunanetra: Melihat dengan Hati, Bermusik dengan Rasa Kerusakan Pembangunan Alun-Alun Tambolaka Jadi Temuan Komisi 2 DPRD SBD, Kadis PU Siap Perbaiki. Gedung Koperasi Megah Pasar Lama Radamata: Antara Kemubaziran Anggaran dan Solusi Alih Fungsi Kehadiran Ibu Bupati SBD, bersama jajaran (OPD)lokusnya monitoring dan evaluasi stunting di posyandu Waipahanduk desa Waimaringi Kecamatan Kodibalagha. Pasolapos.Com==Acara yang berlangsung pada jumat 24/07/2026 di desa waimaringi dalam rangka melakukan stunting di wilayah kecamatan kodi balaghar serta penurunan angka stunting di desa waimaringi kecamatan kodi balaghar ” Camat Kodi Balaghar LODOWIK ALALO bersama bupati Ratu Wulla Talu,ST Beserta jajaran dan masyarakat tujuan memantau keadaan (STUNTING) “Kedatangan bupati Ratu Wulla Talu,ST, ini bertujuan memantau langsung penanganan Stunting dan menyampaikan beberapa persoalan tentang jalan insfrastruktur dari waimangura hingga kodi kahale akan saya hopmiks” “Dalam kunjungan tersebut , bupati juga menyampaikan dalam rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan dari waimangura hingga kodi kahale, ujar bupati di saat berdialog di tengah masyarakat ” “Selain insfrastruktur , fokus utama kita adalah berupaya percepat penurunan Stunting saya minta agar bupati kecamatan kodi balaghar bersama para kepala desa mengoptimalkan kegiatan stunting ” “Salah satu strategisnya, adalah memanfaatkan momentum perkumpulan warga di saat beribadah, camat juga harus bekerja sama dengan para kepala desa di seluruh wilayah seluruh balaghar adakan kegiatan stunting

Anggota DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola Apresiasi Polres SBD, Tapi Soroti Penindakan Tebang Pilih Soal Penimbunan BBM

Anggota DPRD SBD Fraksi Perindo, Stefanus Rangga Bola.

 

TAMBOLAKA ||PASOLAPOS. COM || Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD) Fraksi Perindo, Stefanus Rangga Bola, mengapresiasi langkah Polres SBD dalam menindak tegas pelaku penimbunan BBM jenis Pertalite.

Namun, ia menyoroti bahwa penindakan tersebut masih tebang pilih dan belum menyentuh seluruh pelaku di lapangan.

Menurutnya, hanya segelintir orang yang ditindak, sementara fenomena penimbunan BBM secara masif masih terjadi di hampir semua SPBU di SBD.

Hal ini diperparah dengan pemandangan yang semakin lazim, deretan kendaraan bodong dan motor kongkor yang parkir berjam-jam di area Pertamina, menunggu pasokan pertalite.

“Kami mendukung penuh langkah Polres SBD untuk menindak pelaku penyalahgunaan BBM. Namun, jangan hanya satu atau dua orang saja yang ditindak, sementara yang lain dibiarkan bebas beraksi. Ini yang membuat masyarakat kecewa,” ujar Stefanus kepada Pasolapos.com, Selasa (4/2/2025).

Berdasarkan pantauan Pasolapos.com, fenomena antrian kendaraan tanpa plat nomor ini semakin menjadi-jadi.

Beberapa warga mengeluhkan bahwa mereka kesulitan mendapatkan pertalite karena harus bersaing dengan para pelaku penimbunan yang diduga sudah mengantongi ‘jalur khusus’ di SPBU.

Kondisi ini membuat warga yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari merasa semakin dirugikan.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya yang ditemui di sebuah SPBU mengungkapkan keresahannya.

“Kami ini cuma mau beli pertalite secukupnya buat kendaraan pribadi. Tapi, lihat saja, motor-motor tanpa plat ini bebas mengisi berkali-kali. Kami yang antre sah-sah saja malah keduluan,” keluhnya.

Stefanus pun mendesak aparat kepolisian agar tidak setengah hati dalam menegakkan aturan.

Menurutnya, jika praktik penimbunan BBM ini tidak diberantas secara menyeluruh, maka akan terus terjadi kelangkaan BBM yang berdampak pada harga serta ketersediaan di masyarakat.

“Kami minta Polres SBD untuk lebih tegas dan menyeluruh dalam menindak para pelaku penyalahgunaan BBM. Kalau tidak, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum bisa luntur,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan