TAMBOLAKA – POSOLAPOS.COM || Pembangunan Alun-Alun Kota Tambolaka yang dikerjakan oleh PT Bumi Indah Group mendapat apresiasi dari warga Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski proyek ini masih dalam tahap kedua, hasil pekerjaannya dinilai baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat.Menurut Mama Dino bertemu di lapangan galatama Tambolaka saat menonton festival budaya SBD menyampaikan alun-alun sudah sangat banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh masyarakat luas termasuk hari ini festival sudah ada,walaupun pekerjaan belum beres penataan dengan baik sudah pasti membawa perubahan secara menyeluruh perkembangan SBD,jelas Mama Dino soal hasil kerja sudah baguslah walaupun belum menunjukkan hasil yang sempurna,katanya.

Hasil data yang di peroleh Media ini,Pemerintah SBD berencana menyelesaikan tahap ketiga proyek ini tahun 2025 dengan anggaran yang sudah disiapkan.
Harapan dari semua warga SBD,agar Alun-Alun Kota Tambolaka akan menjadi pusat aktivitas masyarakat serta daya tarik wisata baru di wilayah tersebut.
Lukas, salah satu pengunjung yang menghadiri Festival Budaya SBD pada 16-17 Februari 2025, mengungkapkan bahwa penataan pusat kota seharusnya dilakukan sejak lama agar dampaknya lebih maksimal. Namun, ia mengakui bahwa perkembangan saat ini sudah cukup baik.
“Sekarang sudah ada perputaran ekonomi di sekitar alun-alun, apalagi saat ada acara besar seperti di Lapangan Galatama,” ujar Lukas, Senin (17/2/2025).
Menurutnya, kualitas pekerjaan yang dilakukan PT Bumi Indah Group sudah cukup baik. Ia berharap perusahaan tersebut juga menangani tahap ketiga agar kualitas tetap terjaga.
“Kita patut menghargai kualitas pekerjaan Ong Ming sebagai pemilik PT Bumi Indah Group. Harapannya, tahap ketiga tetap dikerjakan oleh mereka supaya hasil akhirnya konsisten,” tambahnya.

Sementara itu, Jony, warga Wewewa Tengah, menyoroti keberadaan tugu periuk oli tanah yang dihiasi tiga patung manusia melambangkan tiga suku besar di SBD, yaitu Kodi, Loura, dan Wewewa.
“Kalau kita lihat tugu ini memang unik. Ini bukan sekadar monumen, tapi simbol persatuan dan pengingat sejarah bagi masyarakat SBD,” ujarnya.
Tugu tersebut menjadi ikon baru di Alun-Alun Kota Tambolaka dan dinilai mampu menggambarkan identitas serta filosofi masyarakat setempat.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Bumi Indah Group, Melkianus Lubalu, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaannya dalam mengerjakan proyek tersebut.
“Kami berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik bagi warga SBD. Proyek ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Selain aktif dalam proyek infrastruktur, PT Bumi Indah Group juga dikenal sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
Melkianus Lubalu biasa disapa(Ong Ming) sering memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Selama ini, perusahaan tersebut kerap menyalurkan bantuan sosial ke panti-panti asuhan dan susteran tanpa pamrih.
Aksi sosial tersebut membuat nya mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat SBD.menurut Melkianus “Bagi kami, membantu sesama adalah bagian dari tanggung jawab sosial. Kami selalu siap turun tangan jika ada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Dengan proyek Alun-Alun Kota Tambolaka yang terus berlanjut, masyarakat berharap pembangunan ini dapat membawa lebih banyak manfaat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya.
(Paul/Red)












