Oleh Agustinus B. Wuwur
Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat/Ketua KOMSOS Paroki St.Petrus dan Paulus Waikabubak
PASOLAPOS.COM – WAIKABUBAK || Bupati Sumba barat, Yohanis Dade, SH dan Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos ; sepakat melanjutkan perubahan yang dicanangkan sebagai komitmen politik yang diemban pada kemimpinan Bupati Yohanis (Periode II). Program BERSERI (Bersih, Rapih, Sehat, Indah) bukan hanya suatu slogan yang dipampang di tempat-tempat stategis di Kota Waikabubak dan sekitarnya, namun telah mejadi suatu realitas yang membanggakan warga Kota Waikabubak dan sekitarnya; serta kebanggaan warga Sumba Barat pada umumnya.
Peran serta Polisi Pamong Praja dan Petugas Kebersihan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat dalam tugas pelayanannya telah menunjukkan komitmen mengabdi tanpa pamrih, lantaran terkadang mereka tidak mengenal hari libur. Keberadaan mereka patut diapresiasi, namun masih ada saja segelintir anggota masyarakat yang kurang mendukung progam BERSERI.
Kurang pedulinya segelintir warga terhadap Program BERSERI (khususnya “BERSIH”) dapat disaksikan di beberapa tempat strategis di Kota Waikabubak dan sekitarnya. Kendati ada sikap kurang peduli segelintir warga berkaitan dengan kebersihan, namun warga Kota Waikabubak dapat menyaksikan bagaimana petugas kebersihan dari Badan Lingkungan hidup begitu tekun setiap hari Senin s.d. Sabtu mengangkut sampah dalam karung yang digeletakkan warga di tepi-tepi jalan raya kota Waikabubak untuk diangkut dan dibuang ketempat pembuangan akhir (TPA) di Weedabo. Dan, masyarakat pun terhibur, kendaraan pengangkut sampah dilengkapi dengan semacam media player yang mengumandangkan lagu-lagu pop ceria, pop riang.
Seorang petugas kebersihan yang PasolaPos kenal bernama Bapa Adi, ia sangat tekun dan rajin. Setiap hari, bahkan pada hari Sabtu, pagi-pagi benar ia sudah menyapu sampah di Jalan Ahmad Yani – Waikabubak tanpa lelah. Ia pun bercerita kepada PasolaPos, bahwa ia pernah menerima penghargaan berupa uang tunai dari Pemda Sumba Barat, karena prestasi kerjanya yang baik beberapa waktu yang lampau.
Lalu bagaimana dengan peran Polisi Pamong Praja (PolPP) dalam tugas keseharian mereka ? Ambil saja contoh di beberapa tempat strategis, sekitar toko Nusa Indah, dan area jalan sekitar BRI Dede Kadu, dan toko Tidar, toko Putera Barokah ; petugas PolPP tekun menjalankan tugas pelayanan mereka demi ketertiban masyarakat (pedagang) , juga lalulintas kendaraan dan orang. Semua upaya itu turut mendongkrak perekonomian masyarakat, dan pendapatan daerah Sumba Barat; serta mendukung tercapainya Program BERSERI bupati dan wakil bupati Sumba Barat.
Pasolapos pun mengenal sosok seorang Petugas PolPP bernama Bapa Klaran, ia tekun dan setia menjalankan profesinya, bahkan pada hari Minggu pun ia bertugas demi panggilan nuraninya, setia dan tanpa berkeluh kesa. Dan, barusan pada Natal 25 Desember 2025 yang suasananya masih terasa suam-suam kukuh hingga sekarang , Bapa Klaran dengan atribut lengkap mengikuti perayaan Natal sekaligus pengamanan ketika Pater Heri Hera, CSsR memimpin misa Natal di Stasi St. Agustinus Lapale, Desa Lapale, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat,NTT.
Polisi Pamong Praja dan Petugas Kebersihan dari Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat adalah sosok-sosok tangguh yang bekerja tanpa pamrih mendukung beberapa unsur dari PROGRAM BERSERI bupati dan wakil bupati Sumba Barat, juga harapan agar pegawai-pegawai dari Instansi Pemerintah Daerah Sumba Barat lainnya memberikan dukungan penuh untuk tercapainya program srategis tersebut; antara lain yang selalu dilaksanakan secara rutin ialah kerja bakti bersih-bersih Kota Waikabubak yang terprogram secara teratur dan berkesinambungan PROGRAM STRATEGIS BERSERI.












