Polres SBD Selidiki Dugaan Penurunan Pasir Laut di Hotel Arya

Polres Sumba Barat Daya.

TAMBOLAKA – PASOLAPOS.COM || Kepolisian Resor (Polres) Sumba Barat Daya (SBD) bergerak cepat dalam menindaklanjuti laporan terkait dugaan penurunan pasir laut di Hotel Arya, Desa Ate Dalo, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapolres SBD, AKBP Harianto Rantesalu, melalui Kasat Reskrim AKP I Ketut Rai Artika, mengungkapkan bahwa tim telah dikerahkan ke lokasi guna melakukan pengecekan langsung.

 

“Diatensi, buser segera meluncur,” ujar AKP I Ketut Rai Artika kepada media, Selasa (1/4/2025).

Langkah cepat ini diambil setelah munculnya laporan serta reaksi keras dari sejumlah anggota DPRD yang menyoroti dugaan eksploitasi pasir laut secara ilegal. Para wakil rakyat mendesak kepolisian untuk bertindak tegas guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan hukum pertambangan.

 

Sejumlah pihak menduga bahwa pasir laut yang berasal dari wilayah pesisir SBD telah diturunkan di area Hotel Arya pada Selasa malam. Kejadian ini memicu kekecewaan dari berbagai kalangan, terutama terkait dampak terhadap ekosistem pantai serta ketidakadilan dalam penegakan hukum.

Anggota Fraksi Perindo DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak boleh dibiarkan. Ia meminta kepolisian untuk bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam menindak pelaku eksploitasi sumber daya alam.

“Saya berharap pihak kepolisian segera menyikapi dan meninjau langsung ke lokasi Hotel Arya Sumba. Pengambilan pasir secara ilegal masih bisa dilakukan, dan perlu dipertanyakan mendapatkan izin dari pihak mana. Jangan sampai masyarakat menilai ada upaya penegakan hukum yang pilih kasih,” ujar Stefanus.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan pasir sungai sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pasir laut. Jika eksploitasi pasir laut terus dilakukan tanpa pengawasan ketat, hal ini dapat berdampak buruk bagi kelestarian ekosistem pesisir.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim Polres SBD masih melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kebenaran laporan tersebut. Sementara itu, pihak Hotel Arya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penurunan pasir laut di area mereka.

Masyarakat berharap agar kasus ini diusut tuntas demi menjaga keseimbangan lingkungan dan keadilan dalam penegakan hukum. (Red)

Tinggalkan Balasan