TAMBOLAKA – PASOLAPOS.COM – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) di wilayahnya untuk tetap bekerja dengan semangat meskipun terjadi pemangkasan anggaran akibat kebijakan program strategi nasional.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Saat memimpin apel perdana di Kantor Bupati SBD pada Senin (3/3/2024), Ratu menegaskan bahwa ASN dan Kades harus memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugasnya.
Ia meminta mereka untuk tetap profesional, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Kita tidak boleh menyerah hanya karena anggaran berkurang. Justru ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menggali potensi yang ada dan mencari solusi terbaik bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta dalam mengatasi keterbatasan anggaran.
Menurutnya, koordinasi yang baik dapat membuka peluang investasi dan membantu mendukung pembangunan di SBD.
Selain itu, Ratu meminta para ASN dan Kades untuk lebih adaptif terhadap perubahan, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital.
Ia menilai digitalisasi menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan efektivitas kerja serta mendorong transparansi dalam pemerintahan.
“Sekarang bukan zamannya bekerja dengan cara lama. Kita harus berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan mencari cara baru agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati SBD menegaskan bahwa efisiensi anggaran harus dibarengi dengan peningkatan kinerja.
Ia mengingatkan bahwa tugas utama pemerintah adalah melayani masyarakat, sehingga setiap aparatur harus tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Jangan sampai pemangkasan anggaran dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Justru ini saatnya kita menunjukkan pengabdian terbaik bagi daerah yang kita cintai,” tegasnya.
Ia optimistis bahwa jika seluruh elemen pemerintahan bekerja dengan komitmen yang tinggi, pembangunan di SBD akan tetap berjalan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Kita harus terus maju, mencari solusi, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.
(Red/Paul)












