Oleh Agustinus B. Wuwur
Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat/ Ketua KOMSOS
Paroki Santo Petrus dan Paulus Waikabubak.
Kesebelasan Lamaholot FC bermain apik melawan kesebelasan Bintang Kopi dengan kedudukan 2:1 di Stadion Manda Elu,Waikabubak Sumba Barat,NTT (19/10/2026). Penonton yang berjubel di tribun hingga di bibir lapangan menyaksikan dua finalis yang berjuang mati-matian memperoleh juara satu,namun realitas di lapangan Lamaholot FC meraih kembali kemenangan berulang yang dicapai pula tahun 2025 silam. Kemenangan yang diraih 2026 ini dengan Kapten kesebelasan Ibo Nono dan Head Coach Alen.
Usai pertandingan sengit dua kesebelasan yang berlangsung kondusif, Bapak Bupati Sumba Barat,Johanis Dade,SH menutup turnamen tersebut dan menyampaikan sambutan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dandim 1613 Sumba Barat, Letkol Inf. Ignasius Hali Sogen,SE.M.Han; beserta seluruh jajaran TNI yang telah menyelenggarakan turnamen , bukan sekedar panggung pertandingan, melainkan wadah untuk menjaring serta mengembangkan atlet-atlet muda lokal secara berkelanjutan.
Hal ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan olahraga , khususnya sepak bola,sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan,memperkuat persatuan,dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sumba Barat. Kepada tim yang juara bapak bupati mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih,meningkatkan kemampuan,dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Kepada tim yang belum berhasil meraih juara, bupati berpesan agar tidak berkecil hati. Kekalahan bukan akhir dari perjuangan,melainkan kesempatan untuk belajar,memperbaiki kekurangan,dan mempersiapkan diri menjadi lebih baik. Pesan bupati,ingatlah dalam olahraga,prestasi memang penting,tetapi sikap sportif,kejujuran,kedisiplinan,dan penghormatan terhadap lawan merupakan nilai-nilai yang jauh lebih berharga.
Bupati pun menyampaikan penghargaan kepada panitia penyelenggara,para wasit dan perangkat pertandingan yang telah menjalankan tugasnya,serta kepada seluruh ofisial yang telah memastikan turnamen dapat berlangsung dengan baik. Bupati menutup Turnamen Sepak Bola Dandim Sumba Barat Cup II secara resmi.
Beberapa ibu yang dimintai komentar tentang kemenangan yang diraih Lamaholot FC, mengungkapkan : “tidak sia-sia perjuangan langgar laut menghasilkan buah manis,kendati pemain Lamaholot harus jatuh bangun di lapangan”. Seorang ibu senior ketika diminta tanggapannya oleh Pasolapos berkomentar ,ia mengatakan : “Sudah filing Lamaholot FC pasti menang”. Bapak Stanis Lengari ,Ketua Paguyuban Lembata (Komunitas Lamaholot) sempat menyampaikan rasa bangganya karena bersyukur Lamaholot FC bersinar.
putera-putera Lamaholot berjuang mati-matian,karena dukungan datang dari berbagai pihak.”Wakil Ketua Paguyuban Lembata (Komunitas Lamaholot), Bapak Hendrikus Boleng,menyampaikan selamat atas kemenangan luar biasa seluruh tim dan pelatih Lamaholot FC,atas kerja keras,perjuangan dan kekompakan tim selama 90 menit benar-benar membuahkan hasil di lapangan.
Bapak Tobias K.Kobun, Penasihat 1 Paguyuban Lembata (Komunitas Lamaholot) menyampaikan apresiasi kepada putera-putera terbaik Lamaholot, karena daya juang dan kekompakan mereka di lapangan sangat menentukan kemenangan. Selain itu mereka punya pengalaman bertanding di luar Sumba. Penulis sebagai penasihat 2 Paguyuban Lembata (Komunitas Lamaholot) menganalisis bahwa kemenangan pemuda-pemuda tangguh Lamahaholot itu karena mereka terlatih mengarungi lautan sebagai medan latihan ketabahan,sehingga ketika falsafah kehidupan itu diterapkan di lapangan sudah pasti kemenangan 55 persen bisa jadi ada dalam genggaman. Ini cuma suatu prediksi. Proficiat Lamaholot FC. ***






