PASOLAPOS.COM – Heboh akibat tidak ada kesabaran pengurusan berkas Dana BOS muncul dalam pikiran pelaku bahwa ia dipersulit,oknum guru berinisial YD yang sebagaimana diketahui adalah operator dana bos menikam pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT,Senin (16/6/2025.)
Penikaman terhadap Kasie Kurikulum pada bidang sekolah dasar terjadi siang hari tadi di kantor Dinas Pendidikan.Korban yang diketahui bernama Aloysius Lede Bora harus di larikan menggunakan ambulance menuju RSUD Reda Mbolo untuk dirawat intensif.

Menuruti informasi yang di himpun, pengakuan pelaku saat diamankan oleh Polres SBD,pihaknya merasa sangat kecewa dengan pengurusan berkas pencairan dana BOS yang terkesan dipersulit oleh pihak dinas.Penyelesaian data prasyarat pengajuan dana BOS sudah di kerjakan.
Lanjutnya,pada saat pengakuan saat diintegrosi polisi.Ia manyampaikan untuk meminta surat rekom namun tidak dikasih padahal berkas semua sudah beres,munculah pikiran pelaku rasa kecewa terhadap kasie pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga menikamnya.
“2 kali saya tikam”,ungkapnya.
Pelaku berasal dari sekolah SD Ilhaloko,Mangganipi,Kecamatan Kodi Utara bernama Emanuel K.Sukardana,umur 25 sebagai operator dana bos.Sampai saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Sumba Barat Daya.
Kasus penikaman di dinas pendidikan,kebudayaan Sontak membuat heboh di area puspen kadul,semua orang kaget.Ada yang bergegas membawa korban ke RSUD Reda Mbolo.Lalu pelaku segera diamankan oleh sesama PNS sambil terdengar dalam siaran untuk menelepon polisi.

Sampai kini belum ada keterangan selanjutnya.Namun ada beberapa data yang sempat media ini dapatkan dari seorang yang tidak ingin disebut namanya menyaksikan langsung kejadian awal ikuti kronologis awal nya.












