Bupati Sumba Barat Daya Kukuhkan Pengurus TP PKK 2025-2030, Ketua Terpilih Bikin Geleng-Geleng Kepala

Bupati dan Wakil Bupati foto bersama setelah pengukuhan Ketua PKK dengan anggota.

TAMBOLAKA, PASOLAPOS.COM || Ada pemandangan yang tak biasa dalam acara pengukuhan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) periode 2025-2030.

Bertempat di Rumah Jabatan Bupati SBD, Ketua TP PKK yang baru justru dijabat oleh seorang pria, Markus Dairo Talu (MDT), suami dari Bupati Ratu Bonnu Wulla Talu (Ratu Wulla).

Momen ini sontak membuat banyak tamu undangan terharu sekaligus geleng-geleng kepala.

Pasalnya, selama ini jabatan Ketua TP PKK hampir selalu dipegang oleh istri kepala daerah.

Namun, Ratu Wulla menegaskan bahwa jabatan tersebut tetaplah amanah yang harus dijalankan dengan baik, terlepas dari siapa yang mengembannya.

MDT menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya peran TP PKK dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat SBD.

“PKK bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi wadah bagi siapa saja yang peduli terhadap kemajuan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Ratu Wulla juga mengapresiasi kesediaan sang suami untuk mengambil peran tersebut.

“Jabatan Ketua TP PKK memang biasanya dipegang oleh istri bupati. Namun, kali ini, suami saya yang mengambil tanggung jawab tersebut. Ini adalah bukti bahwa pengabdian tidak mengenal gender,” ujarnya.

Di hadapan para pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan anggota TP PKK yang hadir, Ratu Wulla menegaskan pentingnya kerja sama dalam organisasi ini.

Ia juga menyoroti perlunya sinergi antara TP PKK dengan visi dan misi pemerintah daerah, agar program yang dijalankan lebih fokus dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar TP PKK mendapatkan dukungan yang lebih besar. Misalnya, melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, kita bisa mendorong program satu desa satu PAUD. Begitu juga dengan Kementerian Pertanian, yang dapat membantu penyediaan alat pertanian bagi masyarakat,” papar Ratu Wulla.

Bupati Ratu Wulla mengingatkan para pengurus TP PKK untuk tetap kompak, menjaga kesehatan, serta bekerja dengan penuh keikhlasan.

“Ini adalah kerja sosial, tidak ada gaji. Namun, yakinlah bahwa keberkahan akan selalu menyertai mereka yang tulus mengabdi,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Acara pengukuhan ini pun ditutup dengan doa dan harapan agar TP PKK SBD semakin aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Sumba Barat Daya. Sebuah langkah baru yang tak biasa, namun penuh harapan untuk perubahan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan