BELUM SETAHUN PEMBANGUNAN DIREVITALISASI, ALUN-ALUN TAMBOLAKA SUDAH RUSAK: WARGA SBD PERTANYAKAN KUALITAS PROYEK.

 

TAMBOLAKA,PASOLAPOS.COM==Pembangunan Alun-Alun Tambolaka Belum genap satu tahun sejak rampungnya proyek revitalisasi, kondisi Alun-Alun Lapangan Tambolaka di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, fasilitas publik yang menyedot anggaran daerah tersebut kini mulai menunjukkan kerusakan di berbagai titik, memicu pertanyaan besar dari warga setempat terkait kualitas pengerjaannya.

Berdasarkan pantauan(1,2/Juli,2026) di lokasi dan laporan dari masyarakat, kerusakan paling mencolok terlihat pada area “jogging track” Jalur yang seharusnya mulus untuk berolahraga kini mulai ditumbuhi rumput liar. Selain itu, permukaan jalur tersebut tampak bergelombang dan tidak rata.
Kondisi serupa juga terlihat pada pemasangan paving blok di area lantai alun-alun. Banyak paving blok yang dipasang asal-asalan, tidak presisi, bahkan beberapa di antaranya sudah retak dan pecah.”Pekerjaan revitalisasi ini seperti tidak membawa perubahan berarti. Belum juga setahun, masa sudah rusak di mana-mana? Paving bloknya pecah-pecah dan jalurnya bergelombang. Kami jadi bertanya-tanya, bagaimana perencanaan dan pengawasannya?” ujar salah seorang warga Tambolaka yang enggan disebutkan namanya.

Diduga Kejar Target Akibat Habis Masa Kontrak.

Kerusakan dini ini memunculkan spekulasi negatif di tengah masyarakat. Muncul indikasi kuat bahwa proyek revitalisasi ini dikerjakan secara terburu-buru atau “dipaksakan” demi mengejar tenggat waktu (masa kontrak kerja) yang telah habis, tanpa memedulikan standar kualitas baku.
Secara kasat mata, hasil akhir dari alun-alun kebanggaan warga SBD ini dinilai jauh dari harapan dan tidak sebanding dengan tujuan revitalisasi untuk mempercantik pusat kota.

Poin-Poin Kerusakan Alun-Alun Tambolaka:

1.Area Jogging Track. Permukaan tanah/aspal tidak rata dan mulai ditumbuhi rumput liar.
2.Pemasangan Paving: Struktur pemasangan bergelombang (tidak rata) sehingga membahayakan pejalan kaki.
3.Material Rusak: Ditemukan banyak paving blok yang sudah retak dan pecah berkeping-keping.

Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait, kadis PU hari ini(3/7/2026)media ini ingin konfirmasi swatsapp hanya membacanya tidak ada respons membalas.maupun kontraktor pelaksana proyek revitalisasi Alun-Alun Tambolaka belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan tudingan miring dari masyarakat tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor dan melakukan perbaikan menyeluruh sebelum kerusakan menjadi lebih parah.

Redaksi:Tim.

Tinggalkan Balasan