Eratkan Tali Persaudaraan di Perantauan, Bupati Ratu Wulla Hadiri Natal Bersama IKBS se-Jabodetabek

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Besar Sumba (IKBS) se-Jabodetabek yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

PASOLAPOS.COM || Jakarta — Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Besar Sumba (IKBS) se-Jabodetabek yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dengan warga diaspora Sumba di ibu kota.

Pantauan Pasolapos di lokasi, Bupati Ratu Wulla hadir didampingi suami, Markus Dairo Talu, SH. Kehadiran Markus Dairo Talu yang juga merupakan Bupati Sumba Barat Daya periode 2013–2018 serta Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Barat Daya, memberikan kesan tersendiri bagi warga diaspora yang merindukan figur kepemimpinan pasangan tersebut.

Dalam orasi pembangunannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan pentingnya peran diaspora Sumba dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah asal. Menurutnya, IKBS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kekuatan intelektual dan ekonomi yang dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan Sumba Barat Daya.

“IKBS bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan kekuatan strategis yang mampu memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan tanah kelahiran kita, Loda Wee Maringi Pada Wee Malala,” ujar Ratu Wulla di hadapan ratusan warga Sumba yang hadir.

Perayaan Natal Bersama tersebut juga mencerminkan soliditas para pemimpin di Pulau Sumba. Hal ini ditandai dengan kehadiran sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Sumba Barat, Bupati Sumba Timur, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan bahwa koordinasi dan kebersamaan antar-kabupaten di daratan Sumba tetap terjaga demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara kolektif di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Kebersamaan ini adalah modal utama kita. Meskipun berada di Jakarta, semangat Sumba Satu harus tetap berkobar,” tambah Bupati Ratu Wulla.

Acara yang berlangsung khidmat ini diisi dengan doa bersama untuk kemajuan daerah, penampilan seni dan budaya khas Sumba, serta diakhiri dengan ramah tamah antarwarga. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Sumba Barat Daya di Jabodetabek terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menjadi duta budaya Sumba yang baik di tanah perantauan.

Tinggalkan Balasan