SUMBA BARAT DAYA,PASOLAPOS.COM== Dedikasi seorang guru adalah pilar utama mencerdaskan kehidupan bangsa, namun realita pahit acapkali harus ditelan oleh mereka yang berada di garda terdepan pendidikan tapi pelaksanaan disisikan keterbelakanga. Kisah memilukan kali ini datang dari Yosep Bili Bora (yang juga akrab disapa Stepen Bili Bora), seorang guru di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
Hampir dua dekade lamanya, Bpk Guru Yosep menguras keringat dan pikiran demi masa depan generasi penerus tanpa pernah menerima upah yang pantas dari pemerintah maupun lembaga pendidikan tempatnya bernaung.
18 Tahun Pengabdian Tanpa Pamrih di Pendidikan.
Perjalanan panjang Yosep Bili Bora bukanlah waktu yang singkat. Selama 15 tahun, ia menyerahkan seluruh dedikasinya dengan penuh keikhlasan di sebuah sekolah yayasan. Berharap ada perubahan nasib dan secercah kesejahteraan, ia kemudian memutuskan untuk pindah ke sekolah negeri.
Kini, sudah 3 tahun lamanya ia mengabdi di SMP Negeri 6 Wewewa Barat (Waijewa Barat). Namun sayang, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapan. Alih-alih mendapatkan kejelasan status atau upah yang layak, nasibnya seolah digantung tanpa kepastian yang jelas dari pihak Kepala Sekolah setempat.
Melihat ketegaran hatinya, masyarakat umum pun tak mampu menyembunyikan rasa iba. Di tengah keterbatasan dan absennya perhatian yang layak—tidak seperti guru-guru lainnya—Pak Guru Yosep tetap berdiri tegap. Ketulusan hatinya memicu aliran doa dari masyarakat yang berharap agar Tuhan selalu memberikan kekuatan dan kesehatan atas segala pengorbanan yang telah ia berikan. Namun, sampai kapan pengorbanan tanpa kepastian ini harus terus berlanjut? Di manakah letak keadilan bagi seorang pahlawan tanpa tanda jasa.
Berita ini ditulis belum ada klarifikasi dari tempat guru Step Bili Bora mengapdi.Realis berita ini diambil dari Siaran oleh Akun Novian Tan Kot.bahkan sudah banyak netisen yang berkomentar ada rasa kasihan terhadap Stepen Bili Bora terhadap kehidupan dalam keluarga nya.
Red:Pasolapos.






