Kantor Desa Kapaka Madeta, Tiang Bendera Merah Putih Miring Kekanan, Seolah Mencerminkan Ketimpangan Dalam Pengelolaan Fasilitas Publik

Keadaan Kantor Desa Kapaka Madeta tanpa pintu, jendela serta, tiang bendera Merah Putih yang miring ke kanan.

 

 

PASOLAPOS. COM|| Di tengah gencarnya pembangunan desa, pemandangan tak biasa justru terlihat di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebuah kantor desa berdiri tanpa pintu dan jendela, sementara bendera merah putih yang berkibar di halaman depan tampak kusam dan sobek.

Kantor Desa Kapaka Madeta, yang terletak di jalan umum lintas provinsi di Kecamatan Kodi, menyajikan ironi pedih bagi siapa saja yang melihatnya.

Tak hanya itu, tiang bendera di halaman depan pun tak berdiri tegak, melainkan miring ke kanan, seolah mencerminkan ketimpangan dalam pengelolaan fasilitas publik.

Ketika wartawan mencoba mengonfirmasi kondisi ini, Kepala Desa Kapaka Madeta, Nikolaus Bani, justru sulit ditemui.

Saat didatangi ke rumahnya, ia tidak ada di tempat. Sementara saat dihubungi melalui WhatsApp, pesan hanya terbaca tanpa ada balasan.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan warga Desa Kapaka Madeta.

“Kami ingin tahu, kenapa kantor desa kami seperti ini? apa tidak ada anggaran untuk perbaikan?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kapolsek Kodi, Iptu Ahmad Sidiq yang dihubungi terkait kondisi ini, menyatakan akan menindak tegas segala bentuk kelalaian yang berdampak pada pelayanan publik.

Sebentar saya turun langsung ke sana untuk memastikan kondisi kantor desa tersebut. Dan seharusnya sebagai penghormatan kita, bendara itu harus dinaikan pukul 06.00 Wita pagi dan turun pukul 18.00 Wita sore,” tegasnya.

Keberadaan kantor desa yang layak seharusnya menjadi prioritas, mengingat fungsinya sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Namun, dengan kondisi tanpa pintu, jendela, serta simbol negara yang tak terawat, Desa Kapaka Madeta justru menjadi potret miris dari realitas yang masih terjadi di pelosok negeri.

 

Tinggalkan Balasan