TAMBOLAKA,PASOLAPOS.COM=== Kinerja pelayanan perusahaan listrik negara kembali menjadi sorotan tajam malam ini. Warga dikejutkan dengan insiden mati lampu yang terjadi hingga dua kali dalam satu malam, memicu gelombang protes dari masyarakat.
Kronologi bermula saat pemadaman 2x semalam terjadi secara mendadak.lalu mati kedua begitu lama dari jam 22.40 WIT. berlangsung lama perkiraan 25 menit, kepanikan sempat melanda warga. Kondisi kian memburuk ketika pada pukul 22.40 WIB/WITA, listrik kembali padam total (blackout) dan belum juga menyala hingga menjelang tengah malam, melampaui pukul 23.45 WIB/WITA.
Warga Menjerit, Kerugian Elektronik Menghantui
Pemadaman yang berlarut-larut di jam istirahat ini memicu kemarahan warga, khususnya di platform media sosial dan grup-grup komunikasi warga. Bukan hanya soal kegelapan dan udara panas, masyarakat mengeluhkan dampak fatal dari ketidakstabilan arus listrik ini terhadap barang-barang elektronik mereka.
“Kalau mati nyala mati nyala begini, siapa yang mau tanggung jawab kalau kulkas, AC, atau TV kami rusak? Tegangan naik turun memicu kerusakan buat alat elektronik!” ujar seorang warga dengan nada kesal.
Ketakutan warga sangat beralasan. Secara teknis, pemadaman dan penyalaan listrik yang terjadi dalam jeda waktu singkat (arus kejut) berpotensi besar merusak komponen sensitif di dalam perangkat rumah tangga. Kerugian material yang menghantui masyarakat jelas bukan angka yang sedikit.
Mempertanyakan Profesionalisme dan Transparansi
Publik kini mempertanyakan profesionalisme pihak otoritas penyedia listrik. Mengapa pemadaman bisa terjadi berulang kali tanpa adanya pemberitahuan atau mitigasi yang jelas? Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab pasti lumpuhnya aliran listrik malam ini.
Masyarakat menuntut transparansi penuh dan ganti rugi yang jelas jika terbukti terjadi kerusakan massal pada fasilitas rumah tangga warga akibat kelalaian manajemen kelistrikan ini.
Red:Paul.






