Site icon Pasola Pos

Pakai Benih Sridewi, Petani Bisa Panen Dua Kali Lipat! Ini Pesan Penting Bupati di Galuwatu

Panen raya padi,Bupati Paulus S.K. Limu bersama Wakil Bupati M. Umbu Djoka di lahan Kelompok Tani Mowa Lani, Desa Malinjak, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Jumat (19/4/2025).

WAIBAKUL – PASOLAPOS.COM || Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, kembali menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri panen raya padi bersama Wakil Bupati M. Umbu Djoka di lahan Kelompok Tani Mowa Lani, Desa Malinjak, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Jumat (19/4/2025).

Panen dilakukan menggunakan Combine Harvester milik Pemda. Dari hasil ubinan, produktivitas panen mencapai 6,72 ton per hektare pada lahan seluas 21 hektare, menggunakan varietas padi Inpari 32.

Meski angka ini tergolong baik, Bupati menyebut masih ada potensi yang lebih besar jika petani mulai beralih ke benih unggul seperti Sridewi atau Intani 602.

Ia mencontohkan, penggunaan benih tersebut di Desa Matawoga berhasil menghasilkan hingga 12 ton per hektare.

“Benih Sridewi lebih tahan hama, hemat air, dan efisien pupuk. Sangat cocok untuk sawah tadah hujan seperti yang banyak kita miliki di Sumba Tengah,” ujar Paulus kepada awak media.

Selain mengajak petani berinovasi dengan benih unggul, Bupati juga menekankan perlunya tindakan pencegahan hama dengan menyemprot lahan satu bulan sebelum tanam.

“Produktivitas tinggi tidak hanya soal benih, tapi juga soal perawatan. Semua harus terencana sejak awal,” tambahnya.

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Pemda Sumba Tengah juga tengah menggelontorkan anggaran Rp5 miliar untuk pemeliharaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta menambah 10 unit traktor setiap tahun.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, termasuk Kepala BKPSDMD, Camat Katiku Tana Selatan, serta Ketua dan Anggota Kelompok Tani Mowa Lani.

Dengan semangat kolaborasi antara petani dan pemerintah, Sumba Tengah terus bergerak menuju pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Exit mobile version