Wabup SB,John Lado; Sumba Barat yang Sehat Akan Bebas Stunting

Wakil Bupati John Lado Bora Kabba,S.Pd,saat menghadiri rapat TPPS,Kamis (12/01/2023).

WAIKABUBAK,PASOLAPOS.COM – Wakil Bupati John Lado Bora Kabba,S.Pd didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Yermia Ndapa Doda, S.Sos, Asisten I, dan juga para pimpinan OPD menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2023 Yang Dipadukan Dengan Serah Terima Koordinator Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kantor Bappelitbangda Kabupaten Sumba Barat, Kamis, 12 Januari 2023.

 

 

 

Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba, S. Pd dalam sambutannya menyampaikan atas nama Bupati Sumba Barat dan pemerintah Kabupaten Sumba Barat diawal tahun 2023 ini, kita bersama-sama menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2023 sekaligus Serah Terima Koordinator Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sumba Barat serah terima koordinator Tim Percepatan Penanggulangan Stunting dari Kepala BAPPELITBANGDA kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak.

 

 

 

Serah terima tanggung jawab ini berdasarkan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2027 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024. Kedua peraturan tersebut memberikan kewenangan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk bertindak sebagai koordinator dalam menyelesaikan persoalan stunting di Kabupaten Sumba Barat.

 

 

 

 

Hakekat dari konvergensi dalam bentuk kerja kolaboratif lintas instansi, lintas komponen dan lintas elemen pemerhati stunting (multi pihak) adalah sesuatu yang mutlak dan wajib hukumnya. Dengan beralihnya tanggung jawab sebagai koordinator harus dimaknai oleh seluruh Kepala Perangkat daerah yang terlibat dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), bahwa penyelesaian stunting di daerah ini bukanlah menjadi tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak semata, akan tetapi tugas kita semua yang diberikan kepercayaan oleh daerah ini dan masyarakat sesuai tugas dan panggilan kita masing-masing.

 

 

 

Sebagai Wakil Bupati dan selaku Ketua TPPS Kabupaten Sumba Barat, Wakil Bupati John Lado meminta kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar benar-benar dapat mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam TPPS untuk merancang kegiatan, mengeksekusi kegiatan dan yang terpenting ketaatan dalam menyampaikan laporan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Wakil Bupati menghimbau perlu memberlakukan stunting sebagai arus utama/mainstream pada seluruh sektor pemerintah selaku penyelenggara pembangunan dengan mengintegrasikan stunting dalam penyusunan dan perumusan kebijakan, program dan kegiatan yang menjadi tugas dan fungsi masing- masing sektor pemerintah.

 

 

 

Atas pencapaian kinerja dalam menekan angka Stunting Kabupaten Sumba Barat Wakil Bupati menyampaikan bahwa pada Tahun 2022 Kabupaten Sumba Barat mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dan juga dari Pemerintah Provinsi NTT sebagai kabupaten berkinerja baik ke-3 dalam penanganan stunting termasuk dalam ketaatan menyampaikan laporan.

 

 

 

Capaian tersebut dibuktikan dengan tren penurunan prevalensi stunting setiap tahunnya. Dimana pada tahun 2020 angka stunting kabupaten Sumba Barat mencapai 32,16% dengan jumlah balita stunting sebanyak 2.763 anak, pada tahun 2021 berhasil menurunkan angka stunting menjadi 23,7% dengan jumlah anak yang stunting sebanyak 2.087 orang, pada bulan timbang Agustus 2022 yang lalu angka stunting kembali menunjukan tren penurunan yaitu sebesar 23,3%.dengan total balita stunting sebanyak 2.611 orang.

 

 

 

Menurut Wakil Bupati John Lado bahwa pencapaian yang disebutkan tentunya merupakan hal baik yang telah dicapai oleh seluruh anggota TPPS yang selama ini dikoordinir oleh Bappelitbangda.

 

 

 

“Saya berharap dengan dikoordinirnya TPPS oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak capaian Kabupaten Sumba Barat tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi” Ungkap Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba, S. Pd

 

 

 

Wakil Bupati John Lado melanjutkan bahwa pada Bulan Februari akan masuk dalam bulan operasi timbang. Hasil operasi timbang akan menjadi data antara untuk mengetahui sejauh mana intervensi yang selama ini dilakukan telah memberikan dampak dalam penurunan prevalensi stunting. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang selama ini telah dilakukan akan dapat dilihat hasilnya terhadap penurunan prevalensi stunting pada bulan operasi timbang.

 

 

 

Untuk meningkatkan konvergensi perencanaan dan penganggaran percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sumba Barat bersama dengan pemangku kepentingan yang akan dilaksanakan secara kolaboratif dan berkesinambungan. Wakil Bupati John Lado meminta koordinator TPPS yang baru yakni Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar dapat segera mengadakan rapat dengan seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, Kepala Puskesmas untuk mensukseskan bulan operasi timbang. Wakil Bupati menegaskan target pada bulan operasi timbang Februari adalah 100%.

 

 

 

“Mari “berlari cepat” gunakan segala potensi dan sumber daya yang kita miliki untuk mencapai tujuan bersama yaitu masyarakat Sumba Barat yang sehat dan bebas stunting” Tegas Wakil Bupati John Lado (Beny)

Tinggalkan Balasan