Site icon Pasola Pos

Tragis ! Emeliana Ngongo Meninggal Karena RS Minta Rp 2,5 Juta Sebelum Tangani Kecelakaan

Foto (Ilustrasi).

TAMBOLAKA – PASOLAPOS.COM || Seorang wanita berusia 33 tahun, Emeliana Ngongo, warga Desa Wee Wella, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT, meninggal dunia dengan cara memilukan setelah tidak segera mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Karitas Weetebula, Selasa (3/6/2025).

 

Korban sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas bersama suaminya sekitar pukul 15.00 WITA dan langsung dirujuk ke RS Karitas sekitar pukul 15.30 WITA. Namun menurut pihak keluarga, korban tidak mendapatkan penanganan medis hingga menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 03.00 WITA, Rabu dini hari (4/6/2025).

 

“Kami sudah minta supaya langsung ditangani, tapi petugas bilang harus bayar dulu Rp2,5 juta. Kami belum ada uang saat itu, jadi kami disuruh lapor polisi dulu,” kata Titus Raider, keluarga korban, kepada Pasolapos.com.

 

Menurut Titus, meski surat keterangan dari polisi sudah dibawa untuk mempercepat penanganan, korban tetap dibiarkan tanpa tindakan medis.

 

“Surat dari polisi sudah kami bawa jam 8 malam. Tapi tidak juga ditangani. Mereka bilang lagi sedang siapkan ICU, tapi nyatanya tidak ada tindakan apa pun,” ujarnya dengan nada kecewa.

 

Ia menegaskan bahwa nyawa Emeliana mungkin bisa diselamatkan jika pihak RS Karitas lebih mengutamakan penanganan medis daripada persoalan administrasi atau biaya.

 

“Setelah saudari kami meninggal, baru mereka datang dan minta maaf. Bahkan saat jenazah dipulangkan, kami masih harus bayar Rp2 juta,” katanya.

 

Kejadian ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar korban dan menimbulkan tanda tanya besar soal profesionalitas dan kemanusiaan di RS Karitas Weetebula.

 

Titus menegaskan bahwa pihak keluarga akan mencari keadilan dan berharap tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Pasolapos.com masih berupaya menghubungi pihak RS Karitas Weetebula untuk mendapatkan konfirmasi resmi terkait insiden tersebut.

Exit mobile version