Tim Satgas Covid-19 Posko Utama Tambolaka Gencar Melakukan Tracking.

TAMBOLAKA–PS,Terkait bertambahnya warga Kab.SBD yang terinfeksi Virus Corona Diases-19 Tim satgas covid-19 posko utama Tambolaka gencar melakukan tracking dan sosialisasi kepada masyarakat.

Tim Satgas saat traking di salah satu rumah warga yang terkonfirmasi kontak langsung dengan positif Corona.

Sabtu, (26/09/29)Menindak lanjut terkonfirmasi kontak erat dengan positif Corona Kab.Sumba Barat,Tim satgas covid-19,Guna mencegah penyebaran virus Corona, melakukan penyusuran di wilayah-wilayah kab.SBD.
Dalam penyusuran ini tim satgas covid-19 terus mengedukasi masyarakat agar tetap ketat melakukan protokol kesehatan.

Pada acara syukuran 25 Tahun Rm. Herman Punda Panda,Pr dihadiri oleh Uskup Keuskupan Weetabula Mgr. Edmun Woga,CSsr.di Desa Weepangali kec.kota Tambolaka Kab. SBD, tim satgas Covid-19 menyampaikan kendala yang di hadapi dalam memutus mata rantai penularan wabah covid-19.Masih banyak didapati warga masyarakat kab.SBD yang menganggap remeh dan lalai dalam mengindahkan protokol kesehatan.

Potrer Acara syukuran 25 Tahun Rm. Herman Punda Panda,Pr yang dikunjungi Tim Satgas Posko Utama SBD dan melakukan Sosialisasi serta edukasi.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh tim Satgas covid-19 saat ini, Sumba khususnya kab.SBD sudah berada pada zona yang sangat menghawatirkan.
Adapun upaya pemerintah Kabupaten SBD,dr.Kornelis Kodi Mete selaku Bupati Melalui Tim Satgas Covid-19 dalam mengatasi penyebaran wabah virus Corona yaitu dengan melakukan tracking menyusuri wilayah-wilayah yang terkonfirmasi kontak erat dengan positif Corona Sumba barat.
kerjasama dari setiap masyarakat guna memutus penyebaran virus corana sangat dibutuhkan dengan tetap ketat mentaati protokol kesehatan yang berlaku.

Tak henti-henti pula tim satgas covid-19 menyerukan masyarakat agar tetap menggunakan masker sesuai rekomendasi protkes yaitu tidak memakai masker terlalu kebesaran apalagi kekecilan serta wajib di ganti setelah 4 jam pemakaian, mencuci tangan dengan sabun/deterjen, dan juga selalu menjaga jarak.


Tak lupa juga tim satgas covid-19 menyampaikan surat edaran Perbub No.36 Tahun 2020, tentang penerapan protokol kesehatan di wilayah kab.SBD.
Terhitung tanggal 01 Oktober 2020 sesuai Perbub, jika ditemukan Masyarakat SBD yang keluar rumah tidak menggunakan masker maka akan dikenakan denda sebesar Rp.200.000, serta identitasnya akan di sita dan wajib lapor ke posko utama Covid-19 Tambolaka selama 3 hari, kemudian juga tidak direkomendasikan lagi kegiatan-kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti pesta dan perkumpulan yang lebih dari 10 orang.
Berkaitan dengan Perbub ini tim Satgas Covid-19 Tambolaka sudah mensosialisasikan sebelumnya pada masyarakat Tanggal 01 September 2020 dan akan diterapkan mulai tanggal 01 Oktober 2020.

Tim Satgas Covid-19 Posko Utama Tambolaka(Aibda Denny Asbanu perwakilan Brimob,Kabid BPPD Bonefasius Y.Semarlin bersama tim Kesehatan) Saat traking di salah satu kediaman rumah warga yang diterkonfimasi Kontak langsung dengan pasien positif.

Pemerintah melalui tim satgas covid-19 Tambolaka dengan tegas menghimbau kepada seluruh tokoh-tokoh (masyarakat, pemuda, politik, agama dan adat), agar segerah mengambil langkah untuk bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran virus corana.
Beberapa surat untuk tidak melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka langsung sudah di berikan kepada sekolah-sekolah yang terkonfirmasi kontak erat dengan positif Corona, hal ini menjadi langkah dari kesigapan tim satgas covid-19 posko tambolaka dalam menangani percepatan penyebaran virus corana.
Media ini dalam meliput kegiatan dari tim satgas covid-19 tambolaka mendapatkan tanggapan langsung dari sala satu warga di desa weepangali, bpk. Petrus mengatakan bahwa keterlambatan dalam menangani virus ini akan berakibat fatal, beliau menyarankan kepada pemerintah untuk sementara waktu agar tidak diadakan kegiatan pembelajaran di sekolah, kantor-kantor, dan kegiatan lainnya yang menimbulkan keramaian karena dilihat dari penyebarann virus ini tidak bisa di prediksi munculnya.

“Sejau ini tim Satgas covid-19 posko utama Tambolaka bekerja ekstra dalam mencega penularan virus Corona, ini merupakan sebuah langkah yang sangat baik guna memutuskan mata rantai penyebaran virus tersebut”.ucapnya mengakhiri ……..(Tim Pasolapos).

Tinggalkan Balasan