Tahun 2022 Jumlah Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat, Ini Penyampaian Kapolres SBD

Anggota Polantas Polres SBD,saat olah TKP ditempat terjadinya Lakalantas,Selasa (07/02/2023).

PASOLAPOS.COM – TAMBOLAKA Keselamatan Jiwa dalam Berkendaraan Atau berlalu lintas memang sering diabaikan Parah Pengendara Roda Dua Maupun Roda Empat, dan Bahkan Tidak Dianggap Penting.

 

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), AKBP Sigit Harimbawan, saat memimpin Apel gelar pasukan di Lapangan Apel Polsek Laura, Kelurahan Waitabula, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Selasa,(07/02/2023).

 

Dikesempatan yang sama, dia memaparkan data jumlah kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) serta jumlah pelanggaran Lalin di Wilayah Hukum (Wilkum) Polda NTT. Diketahui, data tersebut berdasarkan aplikasi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) yang dikelola Ditlantas Polda NTT pada tahun 2022.

 

“Sebanyak 1.321 kejadian, dengan korban meninggal dunia 403 orang, luka berat 488 orang, luka ringan 1.479 orang. dibandingkan pada tahun 2021 sebanyak 1.191 kejadian,” katanya.

 

Ini menunjukkan, bahwa angka kecelakaan lalu lintas di NTT pada Tahun 2022, terjadi kenaikan sebesar 130 kejadian atau naik 11 persen,” sambung AKBP Sigit Harimbawan. Sedangkan, jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2022 sebanyak 25.982 pelanggaran, dibandingkan tahun 2021 sebanyak 11.316 pelanggaran.

 

“Jumlah pelanggaran 2022 terjadi kenaikan sebanyak 14.666 pelanggaran atau naik 129 persen,” ungkapnya.

 

Oleh karena kenaikan angka itu, dengan itu kita tetap berpedoman pada sasaran tersebut, ia berharap, operasi keselamatan tahun 2023 ini bisa menekan lonjakan jumlah korban fatalitas laka lantas, serta pengendara selalu menggunakan helm, lampu motor yang mati perlu diperbaiki, serta kendala lain yang terjadi dalam motor, Ungkapnya.

 

“Juga untuk meminimalisir kemacetan lalu lintas, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 serta terwujudnya Kamseltibcarlantas yang mantap,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan