POLISI BERJANJI AKAN KUPAS TUNTAS KASUS PENCAIRAN DANA PIP OLEH MANTAN KEPALA SMKN 1 KOTA TAMBOLAKA

Tambolaka Pasolapos.Com-Untuk mengungkap kebenaran kasus pencairan dana PIP yang dilakukan oleh mantan kepala sekolah SMKN 1 Kota Tambolaka pihak kepolisan Polres Sumba Barat Daya serius untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum-oknum yang diduga melakukan penyelewengan.

Kasatreskrim Polres Sumba Barat Daya, IPTU Yohanes ER Balla, SE saat ditemui media di ruangan kerjanya pada hari senin 21 Februari 2022.

 

” Kasatreskrim Polres Sumba Barat Daya, IPTU Yohanes ER Balla, SE kepada media ini mengatakan PIP tahun 2020-2021 kita harus totalkan dan kita harus sesuaikan dengan daftar penerima yang ada disekolah dan yang tau itu operator atau bendaharanya karena mereka yang menginput data siswa penerima bantuan PIP.

Pencairan bantuan dana PIP oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Tambolaka tanpa sepengetauan dari siswa dan orang tua siswa
akan menjadi fokus utama termasuk jika ada keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.Dan kepolisian akan
melakukan tahap penyelidikan untuk diproses dan di tindaklanjuti sesuai hukum dan aturan-aturan yang berlaku karena dana PIP ini bersumber dari APBD, maka kasusnya masuk kategori korupsi, yang dimana ada kerugian keuangan negara.

Terkait kasus ini kami sudah melakukan klarifikasi oleh beberapa pihak.Dan kasus ini juga masih dalam tahap penyelidikan ungkapnya kepada wartawan saat di temui diruangan kerjanya pada hari senin 21 Januari 2022 siang.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa ada mekanisme terkait proses pencairan, dimana ada syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi. jika hal-hal teknis yang disyaratkan terpenuhi maka bantuan PIP baru bisa dicairkan,”tuturnya.

 

Oleh karena itu kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap beberapa siswa yang tercantum namanya di daftar penerima bantuan PIP untuk di periksa sehingga bisa mendapatkan total dari dana PIP yang sudah distribusikan kepada siswa dan juga yang belum sama sekali dicairkan.Dan pihak sekolah,maupun Bank juga akan diperiksa,” pungkasnya.

Red (Paul/jefry Ngedo).

Tinggalkan Balasan