Site icon Pasola Pos

PENGUMUMAN KELULUSAN SMP KATOLIK WAIKABUBAK 100% LULUS

Kepala sekolah Ibu Agustina Kiya,S.Pd saat mengumumkan kelulusan kelas 9 tahun pelajaran 2024/2025.

PASOLAPOS.COM – WAIKABUBAK || Senin (2/6/2025) berlangsung pengumuman kelulusan SMP Katolik Waikabubak di pelataran Lapangan Stella Maris Waikabubak, Sumba Barat, NTT. Kegiatan tersebut diawali dengan ibadat syukur yang dipimpin oleh Romo  Yeremias Aquino Nasuli dari Paroki St. Petrus dan Paulus Waikabubak.

Bacaan Injil Yohanes yang mengajarkan tentang “Perintah supaya saling mengasihi” menjadi dasar renungan yang disampaikan Romo Yeremias yang biasa disapa Romo Jery. Selama perjuangan menjalani pendidikan di SMP Katolik Waikabubak, peserta didik mesti memiliki wajah baru, inspirasi baru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Hal tersebut mengacu pada apa yang dikatakan Yesus “ Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jika kamu menuruti perintah-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Menurut Romo Jery, kasih itu harus dilaksanakan oleh peserta didik yang lulus dalam kelimpahan dan berbuah banyak. Di jenjang selanjutnya SMA/SMK tidak bisa belajar setengah-setengah, tetapi tekun sehingga menghasilkan buah banyak. Dengan demikian peserta didik kelas 9 diharapkan untuk selalu refleksi terhadap diri sendiri ketika sudah melanjutkan pendidikan. SMP atau SMA bukan sekedar transit singgah dan berlalu begitu saja, tetapi harus dibarengi dengan perjuangan yang berdampak pada hasil yang bernas.

Oleh karena itu gunakan waktu untuk belajar tekun untuk menata masa depan. Pengaruh media sosial sangat kuat mempengaruhi perilaku belajar anak-anak saat ini. Romo Jery berpesan agar para lulusan rajin membaca, dan berusaha mencatat selalu apa yang dipelajari akan memperkuat kekuatan ingatan 5 kali, jika dibandingkan dengan hanya membaca saja mata pelajaran yang ditekuni.

Untuk hal itu  perlu hati dan pikiran dilatih secara berkesinambungan tanpa henti, demi kecerdasan otak dan kepribadian yang andal. Akan berdampak pada jati diri yang berkelimpahan maknanya. Dan, jangan terlena dengan hasil yang diperoleh tetapi berusaha untuk tetap berjuang agar  kecerdasan serta kepribadian berkembangan dan bertumbuh berbarengan untuk mencapai cita-cita.

Usai ibadat syukur, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Komite SMP Katolik Waikabubak, Bapak Marcel Kellen, S.PKP. Ketua Komite menyampaikan turut bersukacita bersama peserta didik dan orang tua/wali pada momen pengumuman kelulusan kelas 9.  Kita penuh semangat dan sukacita dan percaya bahwa anak-anak setelah didik bapak-ibu guru di sekolah selama 3 tahun pasti memberikan hasil yang baik. Diharapkan agar orang tua/wali selalu memperhatikan kewajiban demi kelangsungan lembaga pendidikan di SMP Katolik Waikabubak.

Kepala SMP Katolik Waikabubak, Ibu Agustina Kiya, S.Pd,  saat  sambutan menyampaikan bahwa selama 3 tahun peserta didik Kelas 9 telah berproses bersama bapak-ibu guru, dan itu tidak mudah. Lantaran berhadapan dengan mereka yang remaja tentunya ada-ada saja perilakunya, namun berkat bimbingan para guru bisa diatasi kendalanya; sehingga mereka berhasil baik dari segi intelektual dan kepribadiannya.  Kepada lulusan Ibu Nini demikian ia biasa disapa, berpesan agar lebih giat dan semangat belajar setelah di SMA/SMK, perlu kerja keras agar mencapai prestasi yang lebih baik. Kepala Sekolah berterimakasih kepada para orang tua/wali yang mendukung kemajuan di SMP Katolik Waikabubak. Terimakasih kepada Pemerintah Daerah Sumba Barat yang memberi dukugan kursi-meja dan gedung beberapa waktu yang lalu untuk SMP Katolik Waikabubak.

Peserta kelas 9 tahun pelajaran 2024/2025 berjumlah 76 orang telah memenuhi semua ketentuan dan dinyatakan lulus 100 %, berdasarkan sidang penentuan kelulusan oleh para guru yang dihadiri ketua Komite SMP Katolik Waikabubak pada tanggal 31 Mei 2025. Empat peserta didik yang meraih prestasi gemilang peringkat I : Gracia Carleta C.I. Rambu Dika. Peringkat II : Kahleen Shanon Tanujaya. Peringkat III : Margaretha Nonatri Mbana. Peringkat IV : Greslin Lailu Lodong. Proficiat Anda berempat.

Kahleen Shanon Tanujaya peringkat  II ketika dimintai komentarnya oleh Pasolapos tentang kesannya bersekolah di SMP Katolik Waikabubak, mengatakan sangat senang. Guru-guru sangat memperhatikan peserta didik, terutama yang bermasalah. Bapak-ibu guru dengan tekun membimbing sehingga teman-teman sadar dan menjadi pribadi yang  baik. Disiplin di SMP Katolik Waikabubak sangat baik  , guru-gurunya kompoten, penuh dedikasi dan bertanggung jawab. ***

Penulis Agustinus B. Wuwur, Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Exit mobile version