Site icon Pasola Pos

Pengukuran Pengembalian Batas Tanah Bpk.Melkianus Lubalu di Depan Alun-Alun Tambolaka,Suasana Penuh Rasa Kekeluargaan.

PASOLAPOS.COM,TAMBOLAKA – Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti kegiatan pengukuran pengembalian batas tanah milik Bpk. Melianus Lubalu yang berlokasi tepat di depan Alun-Alun Tambolaka.

Pengukuran resmi ini dilakukan untuk memastikan ketepatan dan kepastian batas-batas lahan yang sebelumnya telah dibeli secara sah dari Bpk. Domi Djahe.
Proses pengukuran pengembalian batas (kadaster) ini berjalan dengan lancar dan transparan. Langkah ini diambil bukan untuk memicu perselisihan, melainkan sebagai bentuk penataan administrasi yang tertib serta upaya memperjelas kepemilikan tanah demi kenyamanan bersama di masa mendatang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Anak Kandung Bpk. Domi Djahe selaku penjual,Vian Riti Penjabat Desa Kalena Wanno,bersama aparat Desa, Babinkamtibmas,Babinsa,Intel Polres,pertanahan,Akte Notaris,Kuasa Hukum, tokoh-tokoh yang diundang yaitu Kris Wongo sebagai delegasi,saksi-saksi batas yang berbatasan langsung dengan lokasi, serta perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran para saksi batas menjadi bukti nyata dari kebersamaan dan rasa saling percaya yang terjalin erat antarwarga di kawasan Tambolaka.

Sepanjang proses penentuan titik tapal batas, komunikasi terjalin secara terbuka dan dialogis. Tidak terlihat ada timbul ketegangan; sebaliknya, acara berlangsung santai diiringi senda gurau khas kekeluargaan. Para saksi batas dengan sukarela dan ikhlas membantu menunjukkan patok-patok batas wilayah mereka tanpa ada rasa saling saling menghindar.

Bpk. Melianus Lubalu menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Bpk. Domi Djahe serta seluruh saksi batas yang hadir dan mendukung penuh kegiatan ini.
“Pengukuran ini kita lakukan bersama-sama agar semuanya jelas, transparan, dan tidak ada keraguan di kemudian hari. Saya sangat bersyukur karena semangat kekeluargaan dan persaudaraan di antara kita tetap dijaga dengan sangat baik,” ujar Bpk. Melianus di sela-sela kegiatan.

Hal senada juga dirasakan oleh anak dari Bpk. Domi Djahe dan para saksi batas yang menyambut baik transparansi ini. Dengan selesainya pengukuran pengembalian batas tanah tersebut, seluruh pihak menyepakati titik batas yang ditetapkan dengan hati yang lapang. Kegiatan ini ditutup dengan foto tapal batas bersama dan ramah tamah hangat sebagai simbol kokohnya tali silaturahmi di antara masyarakat setempat.

Redaksi: Paul.

Exit mobile version