PASOLAPOS.COM – Kepala Desa Kapaka Madeta, Nikolaus Bani, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki fasilitas publik di desanya, termasuk pintu dan jendela kantor desa yang selama ini menjadi keluhan. Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur,(Jumat,31/01/2025).
Meski mengakui bahwa anggaran dari Dana Desa (DD) tidak dialokasikan untuk pembangunan atau rehabilitasi kantor desa, ia berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik.
Tak hanya itu, Nikolaus juga membawa angin segar dengan rencananya mengaktifkan kembali BUMDes Kapaka Madeta.
Selama ini, Badan Usaha Milik Desa tersebut tidak berjalan, lantaran kepala desa sebelumnya belum mengaktifkannya.
Namun, Nikolaus mengaku belum menemukan figur yang tepat untuk mengelola BUMDes agar dapat berjalan dengan maksimal.
Tadi saya sudah diskusi dengan pendamping desa soal pintu dan jendela kantor desa. Selain itu, kami juga bahas tentang BUMDes. Saya minta masukan soal BUMDes, karena selama ini masih cari orang yang pas agar tidak sia-sia BUMDes aktif,” ujar Nikolaus kepada Wartawan.
Keputusan Nikolaus untuk memperbaiki fasilitas kantor desa di luar anggaran Dana Desa menjadi langkah berani, meskipun tantangan ke depan tetap besar.
Koordinasi dengan pihak terkait tentu bukan perkara mudah, mengingat terbatasnya anggaran di tingkat desa. Sementara itu, pengaktifan kembali BUMDes menjadi isu lain yang tak kalah penting.
Tanpa manajemen yang baik dan sumber daya manusia yang kompeten, BUMDes berisiko hanya menjadi proyek tanpa hasil nyata. Oleh karena itu, pemilihan pengelola yang tepat menjadi kunci keberhasilan program ini.
(Sipri Mone)

