Site icon Pasola Pos

MISA SYUKUR HUT KE 29 KSP KOPDIT INE EBU

MISA SYUKUR HUT KE 29 KSP KOPDIT INE EBU

Oleh Agustinus B. Wuwur.

 

Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat/Ketua KOMSOS
Paroki St.Petrus dan Paulus, Waikabubak.PASOLAPOS.COM,WKB==Mengenang masa lalu (14/9/1997) silam melalui wadah embrio arisan keluarga Ngada di Waikabubak sebagai cikal bakal terbentuknya Koperasi Simpan Pinjam Ine Ebu, maka untuk mensyukuri peristiwa berahmat tersebut dilangsungkan perayaan misa syukur dipimpin Romo Yeremias Aquino Nazuli, Pr, di Kantor KSP Kopdit Ine Ebu di Waikabubak, Sumba Barat,NTT (14/9//2026).

Misa syukur dihadiri pengurus, pengawan,manejer dan staf manejemen KSP Kopdit Ine Ebu, Ketua Bekatigade Puskopdit Sumba, F.X. Watun dan manejer Alfons Fon; menyiratkan suasana haru mengenang jasa baik para perintis,penggagas, peletak fondasi terbentuknya KSP Kopdit Ine Ebu 29 tahun silam.

Pada perayaan misa syukur Romo Yeremias yang biasa disapa Romo Jery berkotbah tentang perjalanan 40 tahun umat Israel dari Mesir ke tanah terjanji Kanaan. Kendati mereka mengeluh berkeluh kesah tetapi Tuhan melimpahi mereka dengan berkat dan rahmat berlimpah. Dan bertepatan dengan tanggal 14 September kita rayakan Pesta Pemulihan Salib Suci. Yesus wafat di salib demi kita umat manusia. Dalam konteks ebagai pengelola KSP Kopdit Ine Ebu perwujudan dari sallib adalah pengorbanan,prinsip pemberian diri,sumbangan pemikiran bagaimana mengelola uang yang benar bagi kepentingan banyak orang. Pengelola KSP Kopdit Ine Ebu harus tetap maju dan semangat.

Berkaitan dengan menjadi anggota Koperasi Kredit tidak sebatas membuat orang perut kenyang dan dahaga hilang, melainkan ada tujuan yang patut dipahami oleh anggota bagaimana mensejahterahkan keluarga/anggota itu sendiri. Oleh karena itu pengurus,pengawas,manejer dan staf manejemen harus memberikan lebih banyak pemahaman kepada anggota tentang bagaimana berkoperasi yang benar.

Usai perayaan misa syukur, Ketua Pengurus KSP Kopdit Ine Ebu Antonius D.Lawe menyampaikan sambutan dan menceritakan bahwa perna pada tahun 1996 Kopdit Ine Ebu tidak memperoleh SHU. Namun karena kekokoan tekad dan semangat para pengelola saat itu kemelut pun berlalu dengan mecari solusi pemecahan permasalahannya. Ia mengajak agar pengurus,pengawas,manejer dan staf manejemen bersatu mengelola dengan baik koperasi simpan pinjam demi kepentingan para anggota. Kendati dalam perjalanan tertati-tati ada pula kredit lalai/macet , namun dibuat pendekatan yang persuasif, kepada anggota agar kendala bisa diatasi.

Ketua Bekatigade Puskopdit Sumba, F.X.Watun saat sambutan menyampaikan bahwa KSP Kopdit Ine Ebu adalah bagian dari Puskopdit Sumba, ia menyarankan pentingnya rekoleksi dan misa bagi para pengelola demi perjalanan Kopdit ke depan, karena perlu fondasi yang kuat dan itu bisa terjadi harus dimulai dari diri sendiri. Banyak koperasi primer tidak berjalan karena pengelola tidak solid.

Kemudian hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah regenerasi , kaum muda perlu direkrut tapi harus yang potensial, sebagai kader pelanjut ke depan nanti , jangan ego. Berilah peluang kepada anak muda, dan itu bisa dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan. Juga akan ditingkatkan baik bagi pengrus, pengawas, manejer dan staf manejemen mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Ketua Puskopdit Sumba Frans pun berterimakasih atas dukungan primer-primer ketika ada kunjungan dari INKOPDIT belum lama ini. Memang diakuinya bahwa Puskopdit Sumba agak pincang, dan dengan kondisi nyata fondasi yang ada sekarang diusahakan dibenahi. Harapan Frans lebih lanjut bahwa KSP Kopdit Ine Ebu harus punya kelebihan dimunculkan ada kekhasan/keunikan tersendiri sehingga banyak orang tertarik menjadi anggota.

Perlu diperhatikan pula reideologi didasarkan pada asas kekeluargaan,gotong royong,dan demokrasi ekonomi yang menempatkan kesejahteraan anggota di atas kepentingan individu atau modal semata. Nilai utama Ideologi Koperasi : 1. Swadaya dan mandiri : anggota berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan bersama. 2. Demokrasi : Keputusan diambil secara bersama berdasarkan suara anggota (satu orang satu suara). 3. Keadilan dan kesejahteraan: Sisa Hasil Usaha (SHU) dibagikan secara adil sesuai jasa usaha masing-masing. 4. Solidaritas : mengutamakan kerjasama dan kepedulian antar sesama. Proficiat KSP Kopdit Ine Ebu. ***

Oleh Agustinus B. Wuwur:Kepala Biro Pasolapos Sumba Barat/Ketua KOMSOS
Paroki St.Petrus dan Paulus, Waikabubak.

Exit mobile version