Site icon Pasola Pos

Mengatasi Kendala Teknis, SPAM Waikelo Sawah Siap Optimalkan Pelayanan Air Bersih di Waijewa Timur

 

WEWEWA TIMUR – PASOLAPOS.COM || Pembangunan jaringan perpipaan air minum yang bersumber dari mata air Waikelo Sawah melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jalur Desa Tematana, kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Waijewa Timur dan sekitarnya. Proyek dengan nomor kontrak 384/PPK.CK/PUPR/SBD/V/2026 ini dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 3.146.538.000,-. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV. Prima Sejati tersebut menargetkan pengelolaan sistem penyediaan air minum yang merata di wilayah Desa Tematana dan daerah penyangga di sekitarnya.

Berdasarkan pantauan media di lapangan, proyek ini secara umum telah berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis). Meski sempat berjalan sangat lancar, beberapa waktu terakhir aliran air sempat mengalami kendala teknis. Jefri, salah seorang warga setempat, menuturkan bahwa air dari SPAM ini sebenarnya berfungsi dengan baik, namun belakangan ini pasokan air agak tersendat. Dirinya berharap proses perbaikan bisa segera dilakukan jika ada kebocoran atau kendala teknis lainnya agar air bisa kembali mengalir lancar.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Jamal Wungo, S.IP, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa proyek fisik sebenarnya telah selesai dan saat ini pengelolaannya berada di bawah UPTD SPAM Wee Maringi. Pihak dinas terus berkoordinasi dengan kelompok pengelola air minum agar distribusi berjalan sesuai harapan. Terkait kendala saat ini, diketahui ada beberapa panel surya yang mengalami kerusakan atau terbakar, sehingga pompa tidak bekerja secara maksimal.

Jamal menegaskan bahwa proyek ini masih dalam masa garansi, sehingga perbaikan menjadi tanggung jawab penuh pihak ketiga. Pihak dinas sudah mengonfirmasi pihak kontraktor, dan saat ini panel surya pengganti sedang dalam proses pengiriman menuju Sumba. Begitu komponen tersebut tiba, petugas akan langsung memasangnya agar sistem penyediaan air bersih dapat kembali beroperasi secara optimal.

Di tempat terpisah, Ongko Rudi selaku kontraktor pelaksana dari CV. Prima Sejati, saat dihubungi via telepon pada Selasa (7/7/2026), membenarkan adanya kendala teknis pada kaca panel tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Meskipun pekerjaan fisik sudah selesai, pihaknya bertanggung jawab penuh atas kendala teknis yang terjadi dan meminta kerja sama dari masyarakat untuk segera menyampaikan keluhan atau kerusakan agar tim lapangan bisa langsung melakukan perbaikan. Ia juga berharap kehadiran sarana air bersih ini dapat dijaga bersama oleh masyarakat demi keberlanjutan, kesehatan, dan kemajuan generasi mendatang di Waijewa Timur.

Red: Paul

Exit mobile version