Masyarakat Pertanyakan Kemana Anggaran Pajak Penerangan Jalan,Kadis Perhubungan Melakukan Pemeliharaan

Kadis Perhubungan SBD,Fransiskus Lamunde.

 

TAMBOLAKA – PASOLAPOS.COM || Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, melalui Dinas Perhubungan setempat akan melakukan pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di wilayah kerjanya,Kabupaten SBD.

 

 

Dari Desa-desus masyarakat SBD terlebih kepada pengguna jalan pada malam hari selalu saja memojokan penerangan jalan yang tidak berfungsi,hampir seluruh bagian besar mengalami kegelapan saat melintas malam hari.banyak masyarakat berhati-hati melintasi tempat-tempat yang dianggap gelap.menurut catatan media ini beberapa tahun terakhir perkiraan sejak 2021 sampai sekarang akibat gelap di sudut-sudut kota Tambolaka,Waitabula,Sapurata,Keretana,Lokokaki sering terjadi kecelakaan akibat lampu penerangan tidak menyala,bahkan sering terjadi korban jiwa berulang-ulang.

 

 

Salah satu warga pengendara motor sebut saja Lodovikus Bulu saat di mintakan pendapatnya terkait penerangan jalan(12/3/2024)Pukul 19.05 di Waitabula,Lodovikus biasa di panggil Bpk Dona menyampaikan sejak mekarnya SBD belum ada kejelasan penerangan jalan,memang terlihat waktu itu sudah lama lampu di pasang di beberapa tempat tertentu selang beberapa bulan tidak sampai tahun kembali gelap,lalu Lodovikus pertanyakan kepada pemerintah setiap isi pulsa listrik selalu di potong 10 persen untuk penerangan jalan,katanya kemanakah anggaran 10 persen,tanya Lodovikus.

 

 

Terkait perihal di atas media Pasolapos.com berusaha mencoba menggali informasi tentang Pelaksanaan pemeliharaan lampu jalan umum ini dalam rangka efisiensi pelayanan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten SBD Frans Lamunde ketika di temui diruangan kantornya(9/3/2024)mengatakan tahun ini ada anggaran untuk dana pemeliharaan termasuk pemindahan tiang listrik yang tidak bermanfaat bagi penerangan jalan pada tempat semula yang tidak layak untuk penerangan jalan,contohnya jalur 30 dari arah Karobo menuju Puspen Kadul karena tiang listrik berhimpitan pohon cemara dipindahkan ketempat yang ada keramaian umum,dengan kegiatan ini,agar lampu penerangan jalan umum dapat terus terpelihara,tandas Frans.

 

 

Lanjutnya lagi Sehingga,menurut Frans, dengan demikian pemeliharaan penerangan lampu jalan dapat terus meningkatkan keamanan dan keselamatan lalu lintas khususnya di malam hari.

 

Selain itu, jelas Frans Lamunde, pemeliharaan ini juga dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Sumba Barat Daya dan sekitarnya.

 

 

“Dalam rangka pemelihaan lampu jalan di lintas jalan Bandara Lede Kalumbang – Tambolaka,” kata Frans Lamunde kepada media Pasolapos.com, bebebrapa hari lalu.

 

Menurutnya, pemeliharaan penerangan jalan diperlukan karena pajak LPJU setiap tahunnya terus meningkat. Karena itu, selama masyarakat SBD selalu membayar pajak sehingga pihaknya konsen akan penerangan jalan tahun ini.

 

 

“Anggaran penerangan jalan setiap tahun terus meningkat pajaknya. Mulai tahun ini kami akan konsen untuk penerangan khusus lampu jalan,” tuturnya.

 

Terkait dengan pemelihaan, pihaknya akan mengaktifkan meteran listrik dan memanfaatkan PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya) yang tidak lagi berguna.

 

 

“Pertama kita akan mengaktifkan meteran dan yang kedua kita manfaatkan PJUTS yang secara fungsional tidak berfungsi lagi. Karena ini menghemat anggaran,” katanya.

 

Ia menegaskan, tahun ini pemerintah hanya melakukan pemelihaan. Untuk pemasangan lampu jalan yang baru belum ada.

 

 

“Hanya pemeliharaan itu anggaran ada Rp 400 juta, dari anggaran ini ada beberapa item yakni meteran umum yang tidak aktif, misalnya salah satu di depan Alun-alun Kota Tambolaka dan satunya lagi di depan CU Likku Aba dan masih ada beberapa titik lainnya seperti di Radamata dan lain-lain,” tegasnya.

 

 

“Untuk pemasangan lampu baru belum ada, karena untuk satu tiang saja harga Rp 4 juta, jadi anggaan pemasangan lampu baru belum ada karena itu anggarannya sangat besar,” tegasnya lagi.

 

 

Dengan akan dilakasanakan pemeliharaan lampu jalan di beberapa titik di wilayah tersebut, diharap dapat memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat yang beralulintas serta beraktivitas, khususnya pada malam hari.
Catatan:Ikuti Berita Lanjutan kemanakah biaya potongan 10 persen untuk penerangan jalan.Media Pasolapos.com akan menelusuri.

Redaksi***Paul

Tinggalkan Balasan