Site icon Pasola Pos

Kasrem 161/ Wira Sakti Kupang Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi Beri Kuliah Umum Universitas Katolik Weetebula

Pemaparan Materi Kuliah Umum Oleh Kasrem 161/ Wira Sakti Kupang, NTT di Aula Universitas Katholik Waitabula,Senin (27/05/2024).

TAMBOLAKA – PASOLAPOS.COM || Kepala Staf Korem atau Kasrem 161/Wira Sakti Kupang Kol. Cpl . Simon Petrus Kamlasi (SPK) membawakan Kuliah Umum di Universitas Katolik Weetebula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT, Senin 27 Mei 2024.

 

 

Sebelum melaksanakan kuliah umum, Kasrem 161/Wira Sakti Kupang Kol. Cpl . Simon Petrus Kamlasi disambut hangat oleh Rektor Universitas Katolik Weetebula Wilhelmus Yape Kii, S.Pt., M.Phil., M.A dengan ungkapan selamat datang sembari menyelempangkan kain Sumba sebagai ungkapan terimakasih atas kujungan tersebut.

 

Rektor Unika Weetebula menyelempangkan kain sebagai bentuk penghormatan kepada Kasrem 161/ Wira Sakti,Kupang.

Dihadapan ratusan mahasiswa, Kolonel Simon, menyampaikan pentingnya
wawasan kebangsaan, Bela Negara dan cinta tanah air, Prespektif Peran Aktif Muda/Mahasiswa bagi generasi muda dalam membangun NTT.

 

 

Kolonel Simon menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam berbagai bidang sebagai wujud cinta tanah air. Dalam Kuliah Umum tersebut ia menyampaikan bahwa partisipasi dan prestasi masyarakat merupakan sumbangsih besar bagi negara, mencerminkan bela negara dan cinta terhadap tanah air.

 

 

“Semakin kalian berperan dan berprestasi, itu merupakan bentuk nyata cinta tanah air. Prestasi kalian adalah sumbangan berharga bagi negara,” ujar Kasrem dengan penuh semangat.

 

 

Kasrem juga menggarisbawahi pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

 

“Menyatu dengan alam untuk NKRI, kita harus terus menjaga alam dan air untuk kelangsungan hidup kita,” ungkapnya.

 

Kasrem 161/Wira Sakti Kupang,Kol. Cpl . Simon Petrus Kamlasi ,Samping kanannya Rektor Unika Weetebula,Wilhelmus Yape Kii, S.Pt., M.Phil., M.A dan samping kiri Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan Rm. Kanisius Kami, S.Fil., M.Pd.

Dalam upayanya mendukung akses air bersih di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kasrem telah berhasil membangun 55 sumur bor. Ia terus mengampanyekan pentingnya air bersih untuk berbagai sektor, terutama pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi wilayah tersebut dan bahkan menurutnya air bersih dapat menurunkan angka.

 

 

“Saya yakin dengan air bersih yang memadai, kita dapat menurunkan angka stunting,” tambahnya.

 

Ia juga memberikan arahan kepada mahasiswa agar memperhitungkan kebutuhan pasar sebelum menanam sayuran, untuk menghindari penurunan harga akibat kelebihan pasokan.

 

“Kalau mau tanam sayur, hitung juga kebutuhan pasar. Jangan semua tanam sayur, nanti harga sayur akan menjadi turun,” tuturnya saat menyampaikan materi kepada ratusan mahasiswa di aula Maria Ratu Damai Unika Weetebula.

 

 

Menghadapi tantangan El Niño yang mengganggu hasil panen, Kasrem menekankan pentingnya perawatan air bersih dan hasil pertanian.

 

“El Nino membuat hasil panen kita berantakan, maka kita harus merawat air bersih dan hasil pertanian yang ada,” jelasnya.

Mahasiswa peserta seminar Unika Weetebula saat sesi foto bersama dengan Kasrem 161/ Wira Sakti Kupang, NTT

Di akhir materinya, Kasrem mengingatkan bahwa ideologi, politik, sosial, dan budaya harus tertanam dalam diri setiap individu sebagai bentuk cinta terhadap negara.

 

“Ideologi, politik, sosial, dan budaya harus menjadi aspek yang ditanamkan dalam dirimu untuk menunjukkan cinta terhadap negaramu ini. Belalah negaramu melalui karya-karya yang engkau lakukan hari ini untuk masa depan negara yang lebih baik,” tutupnya dengan penuh harapan (HW).

 

Red: Hans Wea

Exit mobile version