Site icon Pasola Pos

KASAT RESKRIM POLRES SBD SEBUT KASUS PEMBUNUHAN KEJAHATAN TANPA TOLERANSI, IMBAL WARGA UTAMAKAN PENDEKATAN MUSYAWARAH

oplus_32

TAMBOLAKA,PASOLAPOS.COM.===Maraknya kasus pembunuhan yang terjadi belakangan ini di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mendapat perhatian serius dari Kepolisian Resor (Polres) SBD. Kasat Reskrim Polres SBD,AKP. Yakobus K. Sanam, S.H., menegaskan bahwa tindak pidana yang menghilangkan nyawa orang lain merupakan bentuk kejahatan berat yang tidak akan pernah ditoleransi oleh pihak kepolisian.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan langsung oleh AKP Yakobus K.Sanam,SH.pada Jumat (7/8/2026). Ia menekankan bahwa penegakan hukum akan diproses secara tuntas tanpa tebang pilih bagi siapa saja yang terlibat dalam tindak pidana kekerasan maupun pembunuhan.
“Kasus pembunuhan yang belakangan ini kerap terjadi di SBD merupakan bentuk kejahatan yang tidak bisa ditolerir sama sekali. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan aksi main hakim sendiri hingga merenggut nyawa orang lain,” tegas AKP Yakobus Sanam.

Guna mencegah berulangnya insiden serupa, Kasat Reskrim mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak menyelesaikan suatu permasalahan dengan emosi atau tindakan fisik. Ia meminta masyarakat untuk selalu mengedepankan jalur komunikasi, kekeluargaan, dan pendekatan musyawarah ketika menghadapi suatu konflik.
“Jika ada persoalan atau selisih paham di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan dengan cara pendekatan, baik melalui tokoh adat, pemerintah desa, maupun pihak kepolisian. Jangan pernah menggunakan kekerasan,” tambahnya.

Polres SBD juga mengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama untuk bersama-sama mengedukasi warga agar menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Sumba Barat Daya.

Redaksi:PAUL

Exit mobile version