Site icon Pasola Pos

Hilang Misterius, Siswi Hilang Akhirnya Ditemukan di Kos Wilayah Radatani

Hilang Misterius, Siswi Hilang Akhirnya Ditemukan di Kos Wilayah Radatani.

Tambolaka, 15 Agustus 2025 β€” Misteri hilangnya Juwitasari Intan Viani Jelita Ina (18), akhirnya terungkap. Sekitar pukul 14.00 WITA hari ini, Intan berhasil ditemukan di sebuah kos-kosan wilayah Radatani, Desa Radamata. Penemuan ini berkat kerja sama antara pihak keluarga, media Pasolapos, serta didampingi dua media lain, Tenaers.com dan jurnalis Daud Nani.

Selain menemukan Intan, tim juga mengamankan seorang perempuan berinisial A, yang diduga menjadi saksi kunci sebelum hilangnya Intan. Perempuan A ini diamankan di sekitar kos tempat Intan bermalam selama ini.

Kronologi Menurut Saksi A

Berdasarkan pengakuan perempuan A, ia pertama kali bertemu dengan Intan di Alun-Alun Kota Tambolaka pada bulan lalu. Pertemuan itu hanya sebatas obrolan singkat sebelum keduanya pulang ke tempat masing-masing.

Pertemuan kedua terjadi pada Selasa, 12 Agustus 2025, usai karnaval pertama. Saat itu, karnaval telah selesai dan Intan hendak pulang, namun tidak ada kendaraan yang bisa mengantarnya. Perempuan A yang dikenal sering berpindah-pindah kos harian kemudian berinisiatif menghubungi seorang teman prianya berinisial EB, yang juga berasal dari Poma, untuk mengantar Intan pulang.

Namun, Intan menolak diantar oleh EB. A kemudian menghubungi pria lain berinisial R, salah satu pekerja proyek di Alun-Alun yang berasal dari Palla. Akhirnya, Intan pergi bersama R, sementara A bersama EB. Setelah itu, Intan dan A tidak pernah bertemu lagi.

Proses Penemuan

Informasi keberadaan Intan didapat setelah laporan orang tua korban dipublikasikan oleh Pasolapos. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa selama ini Intan tinggal di sebuah kos di Radatani dan tidak pernah kembali ke rumah.

Sekitar pukul 14.00 WITA, tim gabungan media dan keluarga mendatangi lokasi kos tersebut, menyatukan kembali Intan dengan orang tuanya, dan mengamankan A sebagai saksi.

Langkah Lanjutan

Usai penemuan ini, Intan dan A dibawa ke Polres Sumba Barat Daya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait alasan Intan tidak kembali ke rumah selama beberapa hari terakhir.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk selalu memperhatikan dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah. Komunikasi yang baik, pengawasan yang cukup, serta pemahaman akan lingkungan pergaulan anak dapat menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Exit mobile version