PASOLAPOS.COM || Bogor —
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., didampingi Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, S.P., menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Rakornas yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menegaskan pentingnya sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah guna mewujudkan lompatan pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila ditopang oleh kepemimpinan yang jujur, adil, serta mampu menjaga amanah rakyat di setiap tingkatan pemerintahan. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar program prioritas nasional dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.
“Negara ini membutuhkan pemimpin yang jujur, adil, dan mampu menjaga amanah rakyat di setiap tingkatan pemerintahan. Sinergi adalah kunci agar program prioritas nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Presiden Prabowo dalam pidato pembukaannya.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti kebijakan strategis Presiden di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. Kehadiran duet kepemimpinan Ratu Wulla–Dominikus Kaka dalam Rakornas ini menjadi langkah konkret untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan seirama dengan visi besar Kabinet Merah Putih.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya akan fokus pada efisiensi anggaran, penguatan ekonomi kerakyatan, serta optimalisasi sektor-sektor unggulan daerah. Kami siap melakukan lompatan pembangunan dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Ratu Wulla di sela-sela kegiatan.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini diikuti oleh sekitar 4.453 peserta yang terdiri dari para Menteri Kabinet, Gubernur, Bupati, Wali Kota, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan nasional, serta percepatan hilirisasi industri berbasis potensi daerah.
Kehadiran pimpinan daerah Sumba Barat Daya dalam forum strategis nasional ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi daerah dalam memperoleh dukungan program-program prioritas nasional. Hal ini semakin relevan menyusul keberhasilan Kabupaten Sumba Barat Daya meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 pada pekan sebelumnya.

