Forkoma PMKRI NTT, Gelar “Rakerda” Mewujudkan tugas Alumni

KUPANG,PASOLAPOS.COM – Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Aloysius Min, menjelaskan kegiatan Rapat Kerja Daerah “Rakerda” Forkoma PMKRI merupakan rumah bersama bagi alumni PMKRI. Rumah tersebut sebagai tempat bersilaturahmi dan bertukar gagasan untuk mewujudkan sikap dan tindakan nyata sesuai tugas para alumni PMKRI.

 

Kegiatan ini juga mendorong dan mendukung para alumni yang berkarya dalam berbagai bidang tugas itu, sehingga anggota Forkoma ada dimana-mana tetapi tidak kemana-mana. ujar Alo dalam Rakerda FORKOMA PMKRI NTT, Sabtu (18/02/2023) di Hotel Naka Kupang.

 

Forkoma menjadi rumah yang terus memperbaharui semangat para anggotanya sesuai dengan tiga benang merah, yakni Intelektualitas, Kristianitas dan Fraternitas.

 

Sehingga, tema “Rakerda” Jadilah Garam dan Terang Dunia, dapat terwujud dalam tugasnya, tuturnya.

 

Alo mengajak seluruh anggota dapat bersinergi dan saling mendukung dalam memberikan pikiran yang konstruktif.

 

Dalam hal yang sama Alumni Forkoma dan sebagai sekretaris Forkoma NTT Kristoforus Efi, kegiatan “rakerda” ini untuk membahas dengan mendukung atau mendorong anggota-anggota Se- kabupaten kota untuk mendorong kader kader politik

 

Untuk membahas rencana tindaklanjut dengan program kerja yang di sepakati tahun 2022 lalu. Dan sudah berkolaborasi lebih sungguh lagi. Perjalanan sudah hampir setahun jadi ajang ini untuk mengevaluasi lebih lanjut menyatukan konteks ada tiga isus strategis yang dibahas Forkoma “rakerda” yakni Ekonomi, Masalah Sosial kemasyarakatan dan politik, isus ekonomi ini kami sudah lakukan dua kali Rapat Kordinasi Daerah “Rakorda” di Flores Lembata, labuan baju dengan kabupaten Belu, dimana wilayah ekonomi perbatasan ekonomi baik untuk bersifaatnya kemandirian Anggota Forkoma,. Ujar Kris.

 

Untuk Mendorong kader kader dalam berpolitik yang terlibat dalam politik yang tersebar di se-kabupaten kota berpolitik untuk bisa mengambil bagian secara produktif dan berjuang agar berhasil di dalam sistim sehingga jadi gagasan dan agenda Forkoma di masukkan dalam perjuangan sistim yakni di legislatif maupun dalam pileg dan pilkada 2024 ini. Pungkasnya kris

 

Red: Paul/Rafael

Tinggalkan Balasan