SUMBA BARAT DAYA – PASOLAPOS.COM || Dalam upaya menciptakan pasar yang tertib, sehat, dan nyaman, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Pasar Waimangura pada Jumat, 11 April 2025.
Pasar yang berlokasi di Desa Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat ini menjadi titik fokus penataan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas ruang publik.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Bupati Ratu didampingi Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Penjabat Sekda Etmundus N. Nau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Enos Eka Dede, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait.
Tumpukan sampah yang sebelumnya menumpuk langsung dibersihkan, dan lapak-lapak liar yang menghalangi akses jalan ditertibkan.
Menurut Bupati Ratu, kegiatan ini merupakan bagian dari program penataan pasar dan para pedagang, yang bertujuan menciptakan lingkungan jual beli yang lebih teratur dan representatif.
“Ini adalah bentuk nyata dari visi-misi kami: Menata Kota, Membangun Desa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat, terutama para pedagang, agar mematuhi aturan dan tidak lagi berjualan di bahu jalan.
“Seluruh pedagang harus masuk ke dalam area pasar. Ini demi keselamatan, kenyamanan, dan agar wajah kota kita terlihat lebih tertata,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam peluncuran program PKG dan IFA di Puskesmas Waimangura pada 11 Maret 2025, Bupati Ratu telah menyampaikan bahwa Pasar Waimangura akan dijadikan proyek percontohan penataan pasar di wilayah SBD.
Bahkan, ia membuka opsi relokasi pasar mingguan ke lokasi lain apabila area yang ada dianggap tidak lagi memadai, khususnya untuk mendukung sektor pariwisata yang tengah dikembangkan.
“Ini jalan negara. Banyak orang terlambat pesawat karena akses terganggu. Kalau kita bicara soal pariwisata, maka penataan akses jalan dan pasar harus menjadi perhatian utama,” tandasnya.

