BERHATI-HATI,OPERASI ZEBRA KEMBALI DILAKSANAKAN

Tambolaka,Pasolapos.com – Dalam rangkah meningkat langkah-langkah strategis demi  menjunjung tinggi pelayanan sportifitas serta mempertahankan marwah kepolisan lalu lintas yakni cipta kondisi Kanseltibcarlatas di NKRI , berdasarkan Perintah Mabes Polri  kembali menggelar kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Turangga 2022 berlangsung sejak 3 Oktober 2022 hingga berakhir 16 oktober 2022.

Apel gelar pasukan operasi Zebra di Halaman Polsek Loura(Dok.Pasolapos/EL).

Apel gelar pasukan yang berlangsung dihalaman Polsek Loura dalam rangkah ciptakan kondisi Kamseltibcarlantas.Acara dihadiri langsung oleh Kristian Taka,S.IP sebagai Wakil Bupati Sumba Barat Daya.

 

  1. Beberapa point yang akan dilaksanakan dan sasaran adalah sebagai berikut :
    melakukan razia terhadap pengemudi yang menggunakan Handphone saat mengemudi
  2. Melakukan razia terhadap pengemudi di bawah umur .
  3. Melakukan Razia terhadap pengemudi yang berboncengan lebih dari 1 orang.
  4. Melakukan razia terhadap pengemudi motor yang tidak menggunakan Helm SNI dan pengemudi Mobil yang tidak menggunakan Sabuk pengaman atau zektibel .
  5. Melakukan razia terhadap pengemudi atau pengendara yang dengan pengaruh Alkohol atau yang mengkonsumsi alkohol.
  6. Melakukan razia terhadap pengendara yang beraktifitas melawan arus lalulintas.
  7. Melakukan razia terhadap pengemudi yang mengemudi melebihi batas kecepatan.

Gelar Apel Operasi Zebra yang diikuti Jajaran kompi C pelopor Polda NTT, Jajaran Koramil Makodim 1629/SBD , Jajaran Satlantas Polres Sumba Barat Daya,Satlantas Polsek Loura-Kota,Jajaran Perhubungan tingkat kabupaten Sumba Barat Daya,Sat Pol-PP tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya berlangsung di halaman Polsek Loura Sumba Barat Daya,NTT .

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Turangga tahun 2022 yang berlangsung dihalaman Polsek Loura dipimpin langsung oleh Iptu Iwayan Suardika,SH  juga sebagai pembina upacara Apel gelar pasukan operasi Zebra turangga diambil alih oleh Kompol Ketut Mastina sebagai Wakil Kapolres Sumba Barat Daya.

Dalam sambutan tertulis  menyampaikan bahwa perkembangan berlalulintas dewasa ini sangat berkembang dengan cepat dinamis.Hal ini sebagai kosekwensi dari pada meningkatnya jumlah kendaraan motor dan durasi penduduk yang merupakan alat transportasi sebagai sarana mobilisasi dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Polisi Lalulintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang di sebut PRESISI yakni Prediktif, Respontabilitas,Transparansi berkeadilan berdasarkan amanat undang-undang nomor 22 tahun 2019 tentang lalulintas dan angkutan jalan.

Diharapkan mewujudkan dan memelihara keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran berlalulintas (Kanseltibcarlatas ). Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas , membangun budaya tertib  berlalulintas dan meningkatkan kualitas dalam pelayanan publik .

Juga salah satu fokus yang menjadi perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan dan merupakan hal yang pertama dan utama dalam berlalu lintas . Dalam konteks ini untuk dapat dipahami sebagi urat nadi kehidupan cermin budaya dan bangsa .

Keselamatan yang diprioritaskan dan sering terabaikan dan hal ini dapat di tunjukan pengguna lalulintas yakni kesadaran masih rendah .

Dapat kita ketahui angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukum polda NTT berdasarkan aplikasi manajemen sistem yang dikelola polda NTT tahun 2021 kejadian korban meninggal dunia sebanyak 475 orang ,luka berat 429, orang luka ringan 1.408 di banding dengan tahun 2020 sebanyak 125 kejadian dan terjadi kenaikan.tutupnya.

(Redaksi/Paul-Eman)

Penulis: Paul/Eman Ledu

Tinggalkan Balasan